Saut Situmorang: Firli Bahuri Akan Jadi Orang Hebat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inspektur Jenderal Firli Bahuri usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowidi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 20 November 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Inspektur Jenderal Firli Bahuri usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowidi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 20 November 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengungkapkan harapan besarnya kepada Ketua KPK periode 2019-2023, Firli Bahuri.

    Saut mengatakan dirinya ingin bicara fakta. Selama Firli menjadi deputi, dia memiliki angka yang signifikan dalam proses penindakan. Menurut Saut, Firli punya bakat.

    "Jadi dia punya bakat di situ. Saya katakan bakat karena selama ini dia fokus di tindak pidana khusus, tindak pidana umum, dan sekarang di tindak pidana lebih khusus lagi," kata Saut kepada Tempo ketika ditemui di Festival Film Antikorupsi di Ciputra Artpreneur pada Minggu 8 Desember 2019.

    Saut menjelaskan, pencapaian yang diperoleh Firli selama menjadi deputi bisa menjadi evaluasi. "Kalau dia mau belajar dari ketersandungan yang kemarin itu, ya saya pikir dia akan jadi orang hebat dan orang besar," ujarnya.

    Ketika ditanya mengapa sudah tak lagi menolak Firli sebagai pimpinan KPK, pria berusia 60 tahun itu menyebut jabatan Firli sudah given, tak bisa ditolak lagi. "Sudah harus jalan."

    Untuk itu, Saut menyebutkan jika Firli mau menjaga nilai-nilai di KPK, hal itu bisa berdampak pada negara. Saut menyebut Firli punya pekerjaan rumah di sektor manajerial.

    "Nilainya sudah ada di KPK. Mau lebih besar? Kasih orang lebih banyak. Mau lebih banyak? Kasih duit lebih banyak. Tinggal gimana kita diskusi dengan DPR. Harapan saya gitu. Dan saya kira mereka akan bisa."

    Saut Situmorang menegaskan, tak ada urusan personal dengan Firli dan Pimpinan KPK baru lainnya. Dia menegaskan akan memperhatikan KPK 24 jam untuk mengawasi upaya pemberantasan korupsi.

    "Jadi harus dipahami, nothing personal with Firli dan pengurus lain. Kita menaruh harapan besar pada mereka buat Indonesia lebih baik kalau kita sama-sama. Jangan bikin gaduh lagi. Kita bangun sama-sama," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.