Berebut Jadi Tuan Rumah Kongres, Rakernas PAN Sempat Ricuh

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Amanat Nasional (tengah) dalam acara Temu Legislatif PAN di Hotel Mercure Ancol Jakarta, 21 September 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    Ketua Umum Partai Amanat Nasional (tengah) dalam acara Temu Legislatif PAN di Hotel Mercure Ancol Jakarta, 21 September 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta- Rapat Kerja Nasional Partai Amanat Nasional atau PAN diwarnai dengan kericuhan. Pangkal kericuhan karena perdebatan penentuan tuan rumah Kongres PAN. “Jadi tadi memang ada dinamika yang terjadi di ruang rakernas, ada perdebatan yang dinamis tapi diselesaikan dengan baik,” ujar Ketua Dewan Pengurus Pusat PAN Yandri Susanto di Hotel Milenium, Jakarta, Sabtu, 7 Desember 2019.

    Awalnya awak media mendengar suara keributan dari luar ruang rapat. Saat awak media masuk, nampak anggota rapat sudah berkerumun di bagian depan ruangan dan terdengar beberapa kali suara adu mulut. Karena perdebatan ini pula, rapat sempat diskors sementara.

    Keributan akhirnya dapat diredakan saat Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais memasuki ruangan. Amien berinisiatif menenangkan dengan mengajak anggota rapat melafalkan istigfar sebanyak tiga kali.

    Menurut Yandri, keributan terjad karena anggota rapat berebut mikrofon untuk berbicara. Selain itu anggota rapat berbicara tidak tertib sehingga masing-masing ngotot. “Tapi hari ini ujungnya sudah kami hasilkan sesuai keputusan calon tempat tuan rumah kongres dan waktu kongres,” ujarnya.

    Ketua Steering Committee Saleh Daulay berujar waktu kongres ditetapkan selambat-lambatnya pada akhir Maret 2020. Untuk tempat, kata dia, ada sembilan daerah yang mengajukkan, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua.

    Menurut Saleh penentuan tempat kongres akan diputuskan oleh DPP PAN setelah terlebih dahulu mensurvei lokasi. “Selain menyediakan daerahnya dan ada orang-orangnya yang bekerja, harus dipastikan juga tempat, hotelnya tersedia atau tidak,” ujar Saleh.

    FIKRI ARIGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.