Sanimas IsDB Menekankan Kesetaraan dan Keadilan Gender (2)

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sanimas IsDB menekankan kesetaraan dan keadilan gender.

    Sanimas IsDB menekankan kesetaraan dan keadilan gender.

    INFO NASIONAL — Dalam kegiatan pembangunan infrastrukstur program Sanimas IsDB, aspek yang selalu diperhatikan adalah perbedaan kebutuhan laki-laki dan perempuan dan kelompok marginal lainnya. Kegiatan ini meliputi Universal Utilization, yang dapat dimanfaatkan oleh perempuan, laki-laki, dan kelompok marginal, seperti lansia, penyandang disabilitas, anak-anak, dan lain-lain.

    Kemudian Safety, Security, Convenience, yang memberikan rasa aman, keselamatan dan kenyamanan. Ada juga Gender Equity for Basic Need, yang memberikan kesetaraan, aksesibilitas terhadap layanan dasar perempuan, laki-laki dan kelompok marginal lainnya.

    Selanjutnya Enviromentally Friendly, yang dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur yang ramah lingkungan sesuai dengan kebutuhan perempuan, laki-laki dan kelompok marginal.

    Beberapa catatan penting telah dilakukan untuk mengakomodir dan memastikan kebutuhan yang ramah gender pada setiap pembangunan prasarana dan sarana penanganan sanitasi, antara lain fasilitas MCK meliputi fasilitas penerangan/lampu, ventilasi udara, toilet laki-laki dan perempuan terpisah serta diberi tanda, lantai tidak licin, kamar toilet untuk difabel.

    Kemudian, pintu dipastikan kuat dan memiliki kunci, fasilitas sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat (SPALD-T) yang terdiri dari sub-sistem pelayanan berupa; pipa sambungan rumah, bak kontrol dan bak perangkap lemak, sub-sistem pengumpulan berupa; jaringan pipa induk dan manhole, sub-sistem pengolahan berupa bangunan IPAL dan bangunan pendukungnya.

    Hal lain yang dilakukan dalam Program Sanimas IsDB adalah audit gender, salah satu instrumen untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat sebagai pelaku dan pemanfaat program mengenai Pengarus Utamaan Gender (PUG), yang sudah dilaksanakan sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang ada.

    Kegiatan audit gender merupakan proses untuk mengidentifikasi dan menilai pencapaian indikator yang telah ditentukan dalam dokumen Sanimas IsDB. Pelibatan dalam kegiatan tahapan program Sanimas IsDB serta proses pelaksanaan pada Akses, Kontrol, Partisipasi, dan Manfaat (AKPM).

    Sedangkan obyek yang menjadi responden audit gender ini meliputi penerima manfaat, pelaku dan lembaga pengelola kegiatan.

    Audit gender menghasilkan rekomendasi, di antaranya berupa perbaikan untuk peningkatan kinerja program ke depannya. Audit gender dilaksanakan oleh Tenaga Ahli Kabupaten/Kota (TAMK). (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?