3 Kasus Menonjol yang Pernah Ditangani Kabareskrim Listyo Sigit

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Listyo Sigit Prabowo. Facebook/@Listyo Sigit Prabowo

    Listyo Sigit Prabowo. Facebook/@Listyo Sigit Prabowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis menunjuk Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. Penunjukkan Listyo tertuang dalam surat telegram bernomor ST/3229/XII/KEP.2019 pada Jumat, 6 Desember 2019. 

    Dalam jejak karirnya, nama Listyo mulai dikenal setelah menjadi ajudan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada 2014. Sekitar dua tahun kemudian dia menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Banten dengan pangkat brigadir jenderal. Sebelum menjabat sebagai Kapolda Banten, Listyo merupakan Kepala Divisi Propam Mabes Polri

    Berikut beberapa perkara menonjol yang pernah ditangani Listyo:

    1. Penyerangan Markas Kepolisian Sektor Bayah

    Penyerangan ini berawal ketika masyarakat dan kelompok nelayan mengatakan telah terjadi penangkapan dua nelayan di kawasan pesisir. Masyarakat pun sempat mencari, tetapi tak menemukan dua nelayan yang disebut ditangkap itu.

    “Pihak Polsek menerangkan bahwa tidak adanya penangkapan, warga merasa tidak percaya. Disaat itulah timbul ketegangan dan kemudian mulai melakukan aksi perusakan Mapolsek,” ujar Listyo pada Mei 2016. Buntut dari insiden ini, 13 pelaku perusakan pun ditangkap dan ditahan. 

    2. Pecat Anggota Polisi yang Culik WNI

    Listyo Sigit Prabowo mengancam memecat empat anggotanya yang diduga terlibat dalam penculikan dan pemerasan warga negara asing (WNA) asal Inggris bernama Matthew Simon Craib.

    "Akan dikenakan sanksi PDTH (Pemberhentian Dengan Tidak Hormat)," kata Listyo di Gedung The Tribata Polri, Jakarta Selatan pada Jumat, 8 November 2019. 

    3. Pecat Anggota yang Tembak Sesama Polisi

    Setelah melalui serangkaian penyelidikan di Divisi Profesi dan Pengamanan, Mabes Polri memecat Brigadir Rangga Tianto yang menembak mati anggota Polsek Cimanggis Brigadir Kepala Rahmat Efendy pada Kamis, 25 Juli 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.