Kongres PAN, Ini Janji Mulfachri Jika Kalahkan Zulkifli Hasan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua FPAN DPR Mulfachri Harahap dan Sekretaris FPAN DPR Yandri Susanto dalam acara jumpa pers PAN di Ruang Rapat Pleno FPAN DPR Gedung Nusantara I DPR-MPR, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Juni 2018. TEMPO/Andita Rahma

    Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua FPAN DPR Mulfachri Harahap dan Sekretaris FPAN DPR Yandri Susanto dalam acara jumpa pers PAN di Ruang Rapat Pleno FPAN DPR Gedung Nusantara I DPR-MPR, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Juni 2018. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum PAN (Partai Amanat Nasional) Mulfachri Harahap menyatakan siap mencalonkan diri sebagai ketua umum dalam kongres akhir Februari 2020. Artinya, dia bakal menjadi penantang Zulkifli Hasan, ketua umum inkumben.

    "Insya Allah saya akan maju," kata Mulfachri kepada Tempo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, hari ini, Jumat, 6 Desember 2019.

    Mulfachri mengungkapkan dia sudah berkomunikasi dengan pengurus-pengurus tingkat provinsi atau DPW. Tapi, dia masih merahasiakan berapa DPW yang sudah pasti akan mendukung dia.

    "Insya Allah dukungannya cukup (untuk maju sebagai calon ketua umum)."

    Adapun Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan telah menyatakan mendapat dukungan dari sejumlah DPW untuk kembali maju sebagai ketum. Menurut Wakil Ketum PAN Viva Yoga Mauladi, 28 DPW berada di belakang Zulkifli Hasan.

    Mulfachri pun berkampanye jika menjadi ketua umum dia akan mengembalikan PAN ke semangat awalnya waktu didirikan.

    Menurut dia, PAN harus menjadi partai yang memperjuangkan aspirasi masyarakat serta bagian dari proses pembangunan nasional.

    "Itu bukan klise menurut saya," ucap Wakil Ketua Komisi Hukum DPR tersebut.

    Dia bahkan ingin PAN bersikap obyektif terhadap pemerintah di bawah Presiden Jokowi. Kebijakan pemerintah yang baik akan didukung dan diapresiasi. Sebaliknya, kebijakan yang kurang pas akan dikritik dengan cara yang santun.

    "Kalau saya dikasih amanah kita akan menjadi mitra yang positif dengan pemerintah. Kami bisa membangun sebuah hubungan yang saling menguntungkan," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.