Soal Jafar Shodik, Sekjen PBNU; Dakwah Kok Memaki-maki

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jafar Shodiq. Youtube.com

    Jafar Shodiq. Youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengatakan dakwah Jafar Shodik jauh dari Islam.

    "Sangat layak ditetapkan tersangka," kata Sekretaris Jenderal PBNU, Hemly Faishal saat dihubungi pada Jumat, 6 Desember 2019.

    Helmy mengatakan, PBNU mengapresiasi langkah polisi yang bertindak cepat. "Sebagai negara hukum, kami menunggu proses pengadilan selanjutnya," katanya.

    Dia menjelaskan, materi yang disampaikan Jafar Shodik jauh dari ajaran islam. Padahal, Islam mengajarkan dakwah dengan cara yang bijaksana, berisi nasihat, ajaran yang baik, membangun persaudaraan, dan solidaritas sosial serta kedamaian.

    "Bagaimana mungkin dakwah isinya memaki-maki orang. Islam agama yang ramah. Bukan yang marah. Sementara materinya ngamuk-ngamuk, semua ujaran kebencian. Ini jauh dari Islam," katanya.

    Untuk itu Helmy mengimbau kepada umat Islam, agar tidak menelan mentah-mentah ujaran-ujaran kebencian itu. "Kalau bisa cari pendakwah yang mengajak kesejukan, kedamaian dan mengajak kebaikan-kebaikan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.