BNN Siapkan Operasi Khusus Jelang Natal dan Tahun Baru

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BNN membongkar penyelundupan ribuan paket narkoba jenis ganja di dalam sebuah mini bus di Terminal 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin soren,12 Agustus 2019. TEMPO/Muh Halwi

    BNN membongkar penyelundupan ribuan paket narkoba jenis ganja di dalam sebuah mini bus di Terminal 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin soren,12 Agustus 2019. TEMPO/Muh Halwi

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyiapkan operasi khusus menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Operasi disiapkan untuk mengantisipasi peredaran narkoba yang meluas di saat hari libur panjang.

    "Jelang akhir tahun ini kami adakan operasi-operasi. Karena kami fokus jaringan, kami kerja sama dengan bea cukai, polisi air," kata Kepala BNN Heru Winarko, saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Desember 2019.

    Apalagi, Heru mengatakan terjadi kenaikan penggunaan narkoba di Indonesia sebesar 0,03 persen. Ia mengatakan tren ini terjadi di seluruh dunia. Heru mengatakan ada sekitar 3,6 juta orang di Indonesia yang menggunakan narkoba.

    Dari kisaran umur 15 - 65 tahun, ada 1,8 persen warga Indonesia yang menggunakan narkoba. "Jumlah ini masih bisa kami antisipasi," kata Heru.

    Operasi khusus ini akan dilakukan oleh Deputi Pemberantasan BNN yang dipimpin oleh Arman Depari. Heru juga mengatakan antisipasi peredaran narkoba dari luar, menjelang natal dan tahun baru ini.

    "Ya bisa jadi (peredaran dari luar meningkat). Karena situasi cuaca, musim, winter di sana juga pengaruh," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.