Golkar Kembali Jadikan Aburizal Bakrie Dewan Pembina

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto bersama Ketua Dewan Pembina Partai Gorlkar Aburizal Bakrie memberikan keterangan pada media seusai rapat strategi pemenangan Pilkada dan Pemilu 2019 di kantoe DPP Golkar, Slipi, Jakarta, 27 Maret 2018. TEMPO/Hendrantyo Hanggi

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto bersama Ketua Dewan Pembina Partai Gorlkar Aburizal Bakrie memberikan keterangan pada media seusai rapat strategi pemenangan Pilkada dan Pemilu 2019 di kantoe DPP Golkar, Slipi, Jakarta, 27 Maret 2018. TEMPO/Hendrantyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha Aburizal Bakrie ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Periode 2019-2024.

    Penunjukan kembali mantan Ketua Umum Golkar itu untuk jabatan yang sama ditetapkan dalam Rapat Paripurna VII Munas X Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, hari ini, Kamis, 5 Desember 2019.

    Sebelumnya, dia menjabat ketua Dewan Pembina Golkar periode 2014-2019.

    "Struktur lainnya nanti diumumkan oleh formatur," ujar Pimpinan Sidang Munas X Azis Syamsuddin membacakan keputusan rapat.

    Adapun keputusan Munas X Golkar menunjuk Aburizal Bakrie disampaikan oleh Sekretaris Pimpinan Sidang Sarmuji.

    Struktur baru DPP Golkar akan dibentuk oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto selaku ketua formatur yang dibantu empat anggota.

    Para anggota formatur adalah Ahmad Doli Kurnia (mewakili Wilayah Indonesia Barat), Zainudin Amali (Wilayah Indonesia Tengah), Melki Laka Lena (Wilayah Indonesia Timur, dan Ilham Permana (ormas sayap Golkar).

    Sidang-sidang komisi hari ini merumuskan kebijakan-kebijakan organisasi, program umum partai, rekomendasi, pernyataan politik, serta perubahan AD/ART.

    Salah satu pasal AD/ART Golkar yang akan diubah adalah pasal 12 tentang struktur dan kepengurusan. Dalam pasal perubahan diadakan jabatan wakil ketua umum dan menghapus posisi koordinator bidang (korbid).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.