Menaker: Seluruh Pelaku Hubungan Industrial Harus Aktif Terlibat Dialog Sosial

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Antara Manajemen PT Bank Mandiri dengan Serikat Pegawai Bank Mandiri (SPBM) Periode 2019-2021 di Jakarta, pada Senin, 2 Desember 2019.

    Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Antara Manajemen PT Bank Mandiri dengan Serikat Pegawai Bank Mandiri (SPBM) Periode 2019-2021 di Jakarta, pada Senin, 2 Desember 2019.

    INFO NASIONAL — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, meminta kepada seluruh pelaku hubungan industrial untuk aktif terlibat dalam forum komunikasi dan dialog sosial. Tujuannya membangun dan memupuk hubungan industrial yang harmonis, kondusif, dan berkeadilan di lingkungan kerja.

    "Oleh karena itu, untuk mencapai kondisi hubungan industrial yang ideal, salah satunya adalah membuka ruang keterlibatan pekerja terhadap lingkungan kerjanya melalui dialog-dialog atau forum komunikasi," kata Menaker Ida Fauziyah saat memberi arahan pada acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Antara Manajemen PT Bank Mandiri dengan Serikat Pegawai Bank Mandiri (SPBM) Periode 2019-2021 di Jakarta, pada Senin, 2 Desember 2019.

    Menaker menjelaskan, dialog sosial yang dilakukan secara intens di lingkungan kerja tak hanya membantu mewujudkan hubungan industrial yang harmonis. Lebih dari itu, dialog sosial akan membantu dalam tercapainya kesepakatan PKB.

    "Saya percaya perjanjian kerja bersama yang telah disepakati akan berdampak positif terhadap kesejahteraan seluruh pekerja dan peningkatan produktivitas perusahaan," ujar Ida.

    Menaker juga mengingatkan, industri perbankan adalah salah satu industri yang akan terdampak oleh revolusi industri 4.0. Untuk itu, industri perbankan harus menyiapkan diri sebaik mungkin dalam menghadapi era digitalisasi. Baik pada sisi bisnis/usaha, maupun penyiapan SDM-nya.

    "Keterampilan dan kompetensi SDM menjadi hal pokok yang perlu diperhatikan, terutama tentang penguasaan teknologi terbaru," ujar Menaker. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.