Pimpinan PKS akan Makan Malam Bersama Pengurus Muhammadiyah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden PKS Sohibul Iman dan Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal di sela Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis, 14 November 2019. TEMPO/Putri.

    Presiden PKS Sohibul Iman dan Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal di sela Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis, 14 November 2019. TEMPO/Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - PKS akan mengunjungi Pengurus Pusat Muhammadiyah di Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019. Rencananya pertemuan akan digelar pada 18.30 WIB.

    Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal menyebutkan kedatangan PKS ke PP Muhammadiyah dalam rangka meneruskan tradisi Silaturahmi Kebangsaan. PKS ingin meminta masukan dan nasihat terkait pembangunan bangsa.

    "Kami ingih lebih banyak mendengar nasihat dari guru-guru kami di PP Muhammadiyah. Pengalaman lebih dari satu abad dalam berkiprah tentu bisa memberikan spektrum yang jauh lebih luas untuk bangsa ini," kata Mustafa dalam siaran tertulisnya, Selasa, 3 Desember 2019.

    Mustafa menambahkan bahwa tujuan dan cita-cita PKS sama dengan Muhammadiyah dalam mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia yang disepakati para pendiri bangsa dalam pembukaan UUD NRI Tahun 1945 paragraf ke-4.

    "Kami sebagai partai politik dan Muhammadiyah sebagai Ormas hanya berbeda dari sisi bentuk, semacam pembagian tugas. Tetapi saya yakin tujuan kami sama untuk mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia. Untuk itulah kami butuh masukan dalam mewujudkan cita-cita yang sama itu dari sisi partai politik," katanya.

    Jajaran PKS yang akan hadir diwakili Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, dan Sekretaris Jenderal Mustafa Kamal. Mereka akan dijamu makan malam oleh jajaran Pimpinan PP Muhammadiyah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.