Munas Golkar, Berebut Suara Ormas Sayap

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar, Agun Gunandjar Surasa saat menyerahkan berkas persyaratan dan formulir pendaftaran di kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar, Agun Gunandjar Surasa saat menyerahkan berkas persyaratan dan formulir pendaftaran di kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Musyawarah Nasional (Munas) Golkar akan dibuka malam ini, Selasa, 3 Desember 2019. Pemilihan Ketua Umum Golkar periode 2019-2024 akan menjadi agenda utama Munas. Ada 560 pemilik suara sah yang akan diperebutkan calon-calon ketua umum partai berlambang beringin itu.

    Pemilik suara sah ini ialah 34 Dewan Pimpinan Daerah tingkat I (provinsi), 514 DPD tingkat II (kabupaten/kota), 1 suara DPP, 1 suara Dewan Pembina, dan 10 ormas sayap partai. Airlangga Hartarto mengklaim sudah mengantongi 90 persen dari suara tersebut. Kubu Bamsoet, juga tak mau kalah klaim.

    "Kami sudah mengantongi 441 suara DPD I dan DPD II dari total 560 pemilik suara. "Peluang kami menang sangat besar," ujar Tim Penggalangan Opini dan Media (Tim 9) Bamsoet, Cyrillus Kerong kepada Tempo pada Senin malam, 2 Desember 2019.

    Di Munas kali ini, ada 10 ormas yang memiliki hak suara, yakni; SOKSI, MKGR, Kosgoro, Satkar Ulama, MDI, HWK, Al Hidayah, AMPI, AMPG, dan KPPG. Sebagian sudah menyatakan dukungan kepada Airlangga, ada pula yang mengatakan dukungan ke Bamsoet.

    Berikut rinciannya;

    1. MKGR

    Organisasi sayap Partai Golkar, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) menjadi yang pertama kali mendeklarasikan dukungan kepada Airlangga Hartarto, untuk kembali memimpin partai berlambang beringin tersebut. Deklarasi dukungan digelar di Hotel Sultan, Jakarta pada Jumat malam, 12 Juli 2019.

    Ketua Umum MKGR, Roem Kono mengatakan, organisasinya mengapresiasi kepemimpinan Airlangga karena mampu mengantarkan Golkar sebagai pemenang pemilu kedua pada Pileg 2019 dengan raihan sebanyak 85 kursi. "Maka Ormas MKGR mendukung penuh Airlangga Hartarto untuk menjadi Ketua Umum Golkar 2019-2024," kata di Hotel Sultan, Jakarta pada Jumat malam, 12 Juli 2019.

    2. Kosgoro

    Tak lama setelah MKGR, Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) juga menyatakan dukungan kepada Airlangga untuk kembali menjadi calon Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024. Dukungan diberikan dalam Musyawarah Pimpinan Nasional ke-V Kosgoro 1957 pada Rabu, 31 Juli 2019.

    "Muspimnas Keosgoro 1957 menyatakan mencalonkan, mendukung, dan siap bekerja memenangkan kader Koesgroo 1957 saudara Haji Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar masa bakti 2019-2024," ujar Ketua PDK Korgoro Maluku Utara Edy Langkara pada Rabu, 31 Juli 2019.

    3. SOKSI

    Adapun Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) menyatakan dukungan kepada Bambang Soesatyo (Bamsoet) untuk menjadi Ketua Umum Golkar periode 2019-2024.

    "SOKSI dalam kebulatan tekad mendorong saudara Bambang Soesatyo, yang sekaligus kader terbaik SOKSI, untuk maju dan memenangkan kontestasi calon Ketua Umum PG di Munas 2019," kata Plt Ketua Umum SOKSI, Bobby Suhardiman saat mendeklarasikan dukungan pada akhir Juli lalu.

    Adapun SOKSI saat ini mengalami dualisme kepemimpinan. Adapun SOKSI di bawah kepemimpinan Ali Wongso Sinaga mendukung Airlangga Hartarto.

    4. AMPI

    Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) juga telah mendeklarasikan dukungan kepada Airlangga Hartarto untuk kembali memimpin Partai Beringin.

    "GPS kami sama," ujar Ketua Umum AMPI, Dito Ariotedjo usai mendeklarasikan dukungan kepada Airlangga di Hotel Grand Syahid, Jakarta, Kamis, 7 November lalu.

    5. Lima organisasi lainnya

    Adapun Majelis Dakwah Islamiyah (MDI), Satkar Ulama, Himpunan Wanita Karya (HWK), Al Hidayah, dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) belum terdengar jelas arah dukungannya. Sementara itu, suara AMPG terbelah, ada yang mendukung Bamsoet dan adapula yang mendukung Airlangga Hartarto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.