Munas Golkar Dibuka Jokowi Hari Ini, Diikuti 9 Calon Ketua Umum

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua MPR Bambang Soesatyo (dua di tengah) bersalaman di acara rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Golkar, Hotel Ritz-Carlton, Jakarta pada Kamis, 14 November 2019.

    Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua MPR Bambang Soesatyo (dua di tengah) bersalaman di acara rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Golkar, Hotel Ritz-Carlton, Jakarta pada Kamis, 14 November 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta -  Musyawarah Nasional atau Munas Golkar akan digelar di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, 3-6 Desember 2019. Malam ini, acara akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Berdasarkan jadwal yang diterima Tempo, acara pembukaan akan berlangsung pukul 19.30-22.00.

    Sembilan tokoh Partai Golkar telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum DPP Partai Golkar sejak pendaftaran dibuka pada Kamis, 28 November 2019. Kemarin, pendaftaran telah resmi ditutup. Sembilan nama telah mengembalikan formulir dan siap bertarung dalam tahapan selanjutnya. "Keseluruhan yang mengembalikan formulir sembilan orang," kata Sekretaris Komite Pemilihan Munas Golkar, Syahmud Basri Ngabalin, di DPP Partai Golkar, kemarin, Senin, 2 Desember 2019.

    Mereka adalah Ridwan Hisjam; Ali Yahya, Achamad Annama, Indra Bambang Utoyo, Agun Gunandjar Sudarso, Bambang Soesatyo, Derek Lopatty, Airlangga Hartarto, dan Aris Mandji.
    Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti memperkirakan, dari sekian banyak calon yang mendaftar, hampir dipastikan hanya dua calon yang akan maju ke tahap pemilihan. Mereka adalah Bambang Soesatyo dan Airlangga Hartarto.

    Dua kader ini dinilai masing-masing memiliki kelebihan, sehingga pertarungan di Munas Golkar bisa jadi berlangsung sengit. Airlangga Hartarto memiliki jaringan struktural yang kuat untuk menjangkau DPD-DPD, karena masih menjabat ketua umum saat ini. Sedangkan Bambang Soesatyo dinilai memiliki kekuatan personal yang mampu mendekati para pemilik suara Golkar.

    Menurut Rangkuti, Bambang Soesatyo cukup komplet karena aktif di banyak organisasi seperti HMI, Soksi, Pemuda Pancasila. Sedangkan Airlangga an-sich Golkar saja. Keduanya dianggap memiliki kelebihan masing-masing. “Sehingga, akhirnya tergantung kepada pemilik suara," ujar Rangkuti, Sabtu pekan lalu, 30 November 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.