Mendaftar Ketua Umum Golkar, Bambang Soesatyo: Banyak Rintangan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Golkar Bambang Soesatyo mengembalikan formulir pendaftaran calon ketua umum Golkar di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin, 2 Desember 2019. TEMPO/Putri.

    Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Golkar Bambang Soesatyo mengembalikan formulir pendaftaran calon ketua umum Golkar di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin, 2 Desember 2019. TEMPO/Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo mengembalikan formulir pendaftaran calon ketua umum Golkar. Datang pukul 13.35 WIB, Bambang diterima langsung oleh Ketua Komite Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar Maman Abdurrahman.

    Bambang mengatakan, datang menyerahkan semua persyaratan untuk mendaftar sebagai calon ketua umum Golkar. Dia pun mengaku ada banyak rintangan baginya untuk mendaftarkan diri. "Banyak rintangan yang saya hadapi untuk sampai ke ruangan ini," kata Bambang di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin, 2 Desember 2019.

    Meski begitu, ia bertekad maju sebagai calon ketua umum partai beringin. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini berjanji akan membawa Golkar ke arah yang lebih baik.

    Bambang tak merinci rintangan apa saja yang dia hadapi. Namun dalam perseteruannya dengan Airlangga Hartarto, Bambang dituding tidak menepati komitmennya untuk tidak maju sebagai calon ketua umum.

    Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ini mengklaim, dia bersahabat dengan Airlangga dan calon ketua umum Golkar lainnya. Dia berharap mereka bisa bergandengan tangan membangun partai.

    Bambang menegaskan komitmennya mendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. "Saya pribadi menyatakan pasang badan untuk Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin apa pun yang terjadi."

    Bambang Soesatyo tiba didampingi oleh sejumlah loyalisnya. Di antaranya Robert Jopie Kardinal, Elvis Junaidi, Aziz Samual, Ula Nurachwati, Nofel Saleh Hilabi, dan lainnya. Sejumlah pria berseragam ormas Pemuda Pancasila juga hadir mengawal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.