Reuni 212 Tuntut Pemulangan Rizieq Shihab, Proses Hukum Sukmawati

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab dalam sebuah rekaman video yang diunggah pada 17 Februari 2018 di Twitter oleh akun Laskar Pembela Islam. Rizieq menerangkan tentang kepulangannya  dari Arab Saudi. FOTO: akun Twitter Laskar Pembela Islam.

    Pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab dalam sebuah rekaman video yang diunggah pada 17 Februari 2018 di Twitter oleh akun Laskar Pembela Islam. Rizieq menerangkan tentang kepulangannya dari Arab Saudi. FOTO: akun Twitter Laskar Pembela Islam.

    TEMPO.CO, Jakarta-Ketua Panitia Reuni Akbar 212 Awit Masyhur mengatakan akan membawa beberapa aspirasi dalam acara Munajat dan Maulid Akbar Reuni 212 di Monas, Senin, 2 Desember 2019. Aspirasi yang akan dibawa diantaranya memprotes pernyataan Sukmawati Soekarnoputri yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden RI Pertama Soekarno.

    "Ini kasus penistaan agama. Kami menyayangkan belum ada progres dari kepolisian terkait kasus yang dilaporkan saudara-saudara kami ini," ujar Awit di Gedung Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia di bilangan Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 29 November 2019.

    Selain kasus Sukmawati, Reuni 212 juga akan menyuarakan agar pemerintahan memulangkan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad  Rizieq Shihab. "Jangan langgar hak pimpinan kami, Habib Rizieq Shihab, untuk pulang ke Indonesia," ujar Awit.

    Aksi unjuk rasa 212 pertama kali digelar 2016 terkait desakan pemidanaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dituduh menista agama. Tuduhan diterima Ahok--kini akan dilantik menjadi komisaris utama di BUMN--di tengah kontestasi pilkada yang tengah diikutinya. Reuni Akbar 212 akan digelar untuk ketiga kali pada tahun ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.