Ruang Kerja Staf Milenial Jokowi Bakal Berkonsep Coworking Space

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (keempat kiri) bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 21 November 2019. Ketujuh staf khusus baru yang diperkenalkan Presiden Jokowi merupakan anak-anak muda berusia antara 23-36 tahun atau generasi milenial. ANTARA/Wahyu Putro A

    Presiden Jokowi (keempat kiri) bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 21 November 2019. Ketujuh staf khusus baru yang diperkenalkan Presiden Jokowi merupakan anak-anak muda berusia antara 23-36 tahun atau generasi milenial. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak Kementerian Sekretariat Negara masih menyiapkan ruang kerja khusus untuk para staf khusus milenial Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dari tujuh staf khusus milenial Jokowi, baru Aminuddin Ma'ruf yang sudah memiliki ruang kerja pribadi.

    Menurut Aminuddin, keenam rekannya akan ditempatkan dalam satu ruang yang sama. Konsep kantor mereka, kata dia, seperti coworking space. "Ya, begitu lah," kata Aminuddin saat ditemui Tempo di ruang kerjanya, Jakarta, Kamis malam, 28 November 2019.

    Aminuddin menjelaskan desain coworking space ini disesuaikan dengan format kerja para staf khusus. "Karena format kerja kami lebih kolaboratif," ucapnya.

    Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama membenarkan desain yang seperti coworking space ini. Selain menyesuaikan dengan karakter dan kepribadian mereka, konsep ini dipilih untuk memudahkan koordinasi.

    "Untuk efisiensi dan kecepatan koordinasi dan team work yang lebih baik," kata Setya lewat pesan singkat.

    Rencananya ruang kerja untuk keenam staf milenial ini berada di Gedung Wisma Negara. Adapun tempat kerja Aminuddin yang terpisah berada di Lantai 3, Gedung I, Kompleks Kementerian Sekretariat Negara.

    Seperti diketahui, selain Aminuddin staf khusus milenial Presiden Jokowi adalah Founder Creativepreneur, Putri Indahsari Tanjung; pendiri Ruang Guru, Adamas Belva Syah Devara; dan pendiri Amartha, Andi Taufan Garuda Putra.

    Selain itu ada pula CEO Kitong Bisa, Gracia Billy Mambrasar; perumus gerakan Sabang Merauke, Ayu Kartika Dewi; dan pendiri Thisable Enterprise, Angkie Yudistia. Umur mereka berkisar antara 23-36 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.