Saat Staf Milenial Jokowi Rapat dengan Pejabat Senior

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi (keempat kiri) bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 21 November 2019. Dari kiri: Andi Taufan Garuda Putra, Ayu Kartika Dewi, Adamas Belva Syah Devara, Billy Gracia Yosaphat Mambrasar, Putri Indahsari Tanjung, Angkie Yudistia dan Aminuddin Ma'ruf. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi (keempat kiri) bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 21 November 2019. Dari kiri: Andi Taufan Garuda Putra, Ayu Kartika Dewi, Adamas Belva Syah Devara, Billy Gracia Yosaphat Mambrasar, Putri Indahsari Tanjung, Angkie Yudistia dan Aminuddin Ma'ruf. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Staf khusus milenial Presiden Joko Widodo atau Jokowi genap sepekan dilantik. Sejak saat itu tujuh anak muda ini sudah beberapa kali terlibat rapat dengan sejumlah pejabat yang umurnya jauh lebih tua dari mereka.

    Salah satu staf milenial Jokowi, Aminuddin Ma'ruf, mengatakan, sepekan ini mereka sudah rapat dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Deputi Kantor Staf Presiden Denni Purbasari. Topik yang dibahas terkait program kartu prakerja dan penanaman ideologi Pancasila.

    Meski rapat dengan pejabat yang lebih senior, kata Aminuddin, suasananya berlangsung santai. "Gak ada barrier, biasa saja," katanya saat ditemui Tempo di ruang kerjanya, Jakarta, Rabu malam, 28 November 2019.

    Menurut Aminuddin, anak-anak muda ini tidak kikuk ketika rapat dengan dua pejabat senior itu. Justru mereka bisa membuat yang lebih tua terbawa suasana anak-anak muda. "Malah Pak Pratikno dan Mbak Denni yang terbawa suasana kami. Jadi kami santai saja," ucap dia sambil tertawa.

    Mantan Ketua Umum PMII ini menuturkan walau umur mereka dan Pratikno serta Denni berbeda jauh, namun rapat berlangsung secara egaliter. Tidak ada yang mendominasi baik yang muda maupun yang tua.

    "Enggak seperti yang teman-teman lihat secara umum bagaimana rapat birokrasi, rapat pejabat, kira-kira begitu, lah. Lebih santai, egaliter," ucap dia.

    Seperti diketahui, selain Aminuddin staf khusus milenial Presiden Jokowi adalah Founder Creativepreneur, Putri Indahsari Tanjung; pendiri Ruang Guru, Adamas Belva Syah Devara; dan pendiri Amartha, Andi Taufan Garuda Putra.

    Selain itu ada pula CEO Kitong Bisa, Gracia Billy Mambrasar; perumus gerakan Sabang Merauke, Ayu Kartika Dewi; dan pendiri Thisable Enterprise, Angkie Yudistia. Umur mereka berkisar antara 23-36 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.