Bebas G30S/PKI Jadi Syarat Calon Ketum Golkar

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Partai Golkar

    Logo Partai Golkar

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Munas X Partai Golkar secara resmi membuka pendaftaran calon ketua umum sore tadi, Kamis, 28 November 2019. Tak terlibat G30S/PKI masih dijadikan syarat.

    "Memiliki prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, tidak tercela, kapasitas dan akseptabilitas, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba. Dia juga tidak pernah terlibat G30S/PKI," ujar Ketua Komite Pemilihan Maman Abdurrahman di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, pada Kamis, 28 November 2019.

    Dia mengingatkan bahwa pengambilan dan pengembalian formulir dilakukan sejak hari ini, 28 November 2019, sampai 2 Desember 2019, pukul 22.00 WIB.

    "Saat pengembalian (formulir) tidak dapat diwakilkan."

    Maman lantas menjelaskan sejumlah poin persyaratan Calon Ketum Golkar.

    Dia menuturkan syarat calon ketum lainnya adalah Pernah menjadi pengurus partai tingkat pusat mininal 5 tahun yang dibuktikan dengan salinan surat keputusan.

    Calon Ketum Golkar juga harus aktif terus-menerus sebagai anggota sekurang-kurangnya lima tahun yang tertuang dalam surat pernyataan. Calon harus sudah pernah mengikuti pendidikan dan latihan kader.

    Pendaftar wajib bersedia meluangkan waktu dan sanggup bekerjasama serta mendaftarkan diri kepada Komite Pemilihan Munas Partai Golkar sesuai jadwal yang ditentukan.

    "Wajib menyerahkan foto berwarna setengah badan ukuran 4x6 sebanyak lima lembar beserta soft copy-nya, dengan latar belakang putih dan memakai jas Golkar," ucap Maman.

    Selain persyaratan administratif tadi, Maman melanjutkan, calon diminta menyerahkan pokok-pokok pikiran membangun Golkar sesuai fungsi dan tugas pokoknya.

    Harus pula mengikuti pemaparan visi dan misi yang waktunya pelaksanaannya ditetapkan oleh Komite Pemilihan Munas X Partai Golkar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.