Soal 2 Kasus yang Disinggung Mahfud Md, KPK: Ini Negeri Rumor

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Agus Rahardjo menjawab pertanyaan wartawan setelah menyerahkan berkas uji materi UU KPK di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu, 20 November 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua KPK Agus Rahardjo menjawab pertanyaan wartawan setelah menyerahkan berkas uji materi UU KPK di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu, 20 November 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Agus Rahardjo mengatakan, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD hanya menebar rumor dan tak pernah menjelaskan soal dua kasus dugaan korupsi yang disebutnya sempat dilaporkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi namun tak pernah diungkap KPK.

    Hal ini disampaikan Agus menjawab tantangan Anggota Komisi Hukum DPR RI dari Fraksi Demokrat, Benny K. Harman yang menuntut KPK mengungkap dua kasus itu dalam waktu 3X24 jam.

    "Sehari setelah Pak Mahfud mengeluarkan pernyatannya, saya bertemu Pak Mahfud dalam suatu forum, saya tanya yang mana kasusnya, beliau tidak jelas menjawabnya," ujar Agus dalam rapat kerja bersama Komisi Hukum DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan pada Rabu, 27 November 2019.

    "Ini negeri rumor," ujar Agus sambil tertawa.

    "Wah, berarti Pak Mahfud yang gak bener ini," timpal Benny.

    Sebelumnya, ujar Agus, KPK menduga dua kasus itu adalah kasus korupsi pembelian helikopter Agusta Westland-101 dan kasus korupsi di Pertamina Energy Trading Limited atau Petral. Menurut Agus, dua kasus ini memang pernah disampaikan Presiden sebagai kasus yang perlu diperhatikan dan sudah ditangani KPK.

    "Tapi kalau disebut tadi ada bukti yang diberikan, kami tidak pernah menerima dokumen apa pun dari Presiden terkait kasus-kasus ini," ujar Agus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.