Koran Tempo Raih Penghargaan Liputan Pemilu Terbaik se-ASEAN

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penghargaan The Best Feature dari Excel Awards untuk Koran Tempo. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

    Penghargaan The Best Feature dari Excel Awards untuk Koran Tempo. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

    TEMPO.CO, Jakarta - Koran Tempo memenangkan liputan Pemilu terbaik se-ASEAN dalam ajang Excellence in Election Reporting in Southeast Asia (ExcEl Awards 2019) untuk kategori liputan mendalam (best feature and indepth story). 

    "Penghargaan ini sangat penting bagi kami. Ini apresiasi masyarakat internasional terhadap kerja-kerja tim redaksi Tempo," kata Redaktur Eksekutif Koran Tempo, Jajang Jamaludin, Selasa, 26 November 2019. "Kami berharap penghargaan ini bisa memotivasi kami untuk menghasilkan karya jurnalistik yang lebih baik." 

    Liputan Koran Tempo yang menyabet penghargaan pertama dalam kategori liputan mendalam ini berjudul "PPP Wajibkan Calon Legislator Setor Rp 500 Juta". Liputan yang ditulis oleh Tim Koran Tempo ini terbit pada edisi 15 Oktober 2018. 

    Liputan ini bercerita soal PPP yang diduga mewajibkan calon anggota legislatif nomor urut 1 di tingkat DPR untuk menyetor Rp 500 juta sebagai biaya saksi dalam Pemilu 2019. Liputan selengkapnya bisa dibaca di sini.

    ExcEL Awards merupakan sebuah penghargaan untuk para jurnalis yang diselenggarakan oleh RESPECT. Sebuah program regional yang didukung oleh USAID-Washington DC, di mana Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) sebagai inisiator.

    Penghargaan ini diberikan kepada karya jurnalistik terbaik terkait pemilu oleh para jurnalis di Asia Tenggara. Panitia menerima lebih dari 100 karya jurnalistik yang dibuat oleh para jurnalis dari Indonesia, Myanmar, Malaysia, dan Filipina. Karya-karya tersebut berkompetisi untuk memenangkan penghargaan pada kategori breaking news, feature/indepth story, investigation, dan commentary.

    Dewan juri yang terlibat dalam penilaian karya-karya ini berasal dari lima negara, yakni Bambang Harymurti (jurnalis senior Tempo/Indonesia), Tessa Bacalla (mantan Direktur Eksekutif SEAPA/Filipina), Khin Maung Soe (jurnalis senior DVB/Myanmar), Professor Cherian George (Hong Kong Baptist University), dan Pravit Rojanaphruk (jurnalis senior Khaosod English/Thailand).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.