Pusat Belanja di Malang Imbau Karyawan Tak Pakai Atribut Natal

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi liburan natal (pixabay.com)

    ilustrasi liburan natal (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Malang - Pusat perbelanjaan Malang Olympic Garden (MOG) mengeluarkan surat edaran berisi imbauan karyawan gerai di sana tak mengenakan atribut natal. Surat dikirim ke semua pemilik gerai, sejak Senin 25 November 2019. Surat edaran manajemen MOG ini tersebar di media sosial sejak Senin malam.

    “Benar kami yang mengeluarkan edaran itu. Tolong dicerna isi edaran,” kata Tenant Relation, Peptina Magdalena. Ia menjelaskan PT Mustika Taman Olympic sebagai pengelola MOG mengimbau pemilik gerai agar karyawan mereka tak menggunakan atribut natal.

    “Bukan melarang tapi mengimbau. Imbauan juga dilakukan tahun lalu,” katanya. Atribut, katanya, merupakan apa yang melekat di badan. Namun, manajemen tak melarang hiasan natal di tenant. Hiasan tak ada masalah, lantaran gedung MOG juga dipasang dekorasi natal. Termasuk di setiap lantai dihiasi beragam ornamen natal.

    “Edaran serupa, dibuat tiga atau empat tahun lalu,” katanya. Namun, selama itu tak ada masalah. Serta tak ada yang merespons masalah tersebut. Ia menyebut latar belakang edaran tersebut dibuat manajemen MOG. Surat edaran dibuat karena sebelumnya ada ormas yang melakukan sweeping karyawan di MOG yang mengenakan atribut natal.

    Selanjutnya, aparat keamanan meminta karyawan tak memakai atribut natal untuk menghindari gesekan. “Ini kok ada masalah. Memang ada yang merespons edaran tersebut,” katanya.

    Tak ada tendensi apapun, katanya, atas surat edaran tersebut. Jika ada pihak yang tak berkenan ia menyampaikan permohonan maaf. Ia khawatiran apabila sewaktu-waktu ada sweeping dari ormas tertentu. Lantaran sebelum diterbitkan edaran ormas di Malang melakukan sweeping karyawan yang mengenakan atribut natal.

    “Dulu ada yang pakai atribut. Hitungan jari saja,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.