Ada Negosiasi Soal Rizieq Shihab, Pengacara: Ini Titik Terang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Bantuan Hukum FPI yang juga pengacara Imam Besar FPI Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro, di kantornya, Jakarta Selatan, 12 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

    Ketua Bantuan Hukum FPI yang juga pengacara Imam Besar FPI Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro, di kantornya, Jakarta Selatan, 12 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro, menyambut baik ucapan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Essam bin Abed Al-Thaqafi, terkait kepulangan Rizieq ke Indonesia. Al-Thaqafi mengatakan saat ini negosiasi di antara dua negara tengah berjalan.

    "Ini bisa menjadi titik terang bagi kepulangan habib ke Indonesia," kata Sugito saat dihubungi Tempo, Senin, 25 November 2019.

    Sugito mengatakan baru mengetahui adanya negosiasi ini. Ia dan teman-teman dari FPI mengaku belum tahu dan tak dilibatkan dalam negosiasi. Keterlibatan yang ada, hanyalah sebatas pemberian dokumen yang disebut Rizieq menjadi acuan bahwa ia dicekal oleh pemerintah Arab Saudi, atas permintaan Indonesia.

    "Kalau saya selama ini berkoordinasi hanya dengan Pak Menkopolhukam, terkait berkas dugaan pencekalan bagi Habib," kata Sugito.

    Meski begitu, Sugito mengaku tak masalah meski tak dilibatkan dalam negosiasi ini. Selama negosiasi berjalan dan menghasilkan solusi bagi kepulangan Rizieq, ia menilai hal itu sudah cukup.

    Bahkan Sugito berharap proses negosiasi ini berjalan lebih cepat, hingga Rizieq bisa kembali secepatnya. "Kami berharap Habib bisa kembali sebelum aksi 212 pada 2 Desember nanti," kata Sugito.

    Sebelumnya, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Essam bin Abed Al-Thaqafi mengatakan negosiasi tengah dilakukan terkait kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia. Negosiasi, kata dia, dilakukan oleh pejabat tinggi dari kedua negara.

    "Sebenarnya isu ini dinegosiasikan oleh pejabat tinggi (high authorities) dari kedua negara. Kami berharap hal ini bisa segera diselesaikan," kata Al-Thaqafi, saat ditemui usai menemui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 25 November 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.