Kata Relawan Jokowi Soal Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menetapkan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Utama PT Pertamina. Selain nama Ahok, sejumlah posisi bos BUMN juga diumumkan. TEMPO/Subekti

    Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menetapkan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Utama PT Pertamina. Selain nama Ahok, sejumlah posisi bos BUMN juga diumumkan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Viktor S. Sirait berpendapat, seharusnya Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menduduki kursi direktur utama di PT. Pertamina (Persero), bukan hanya komisaris utama.

    Jika Ahok menjadi direktur utama, ujar Viktor, akan bisa lebih optimal melakukan perbaikan di salah satu perusahaan strategis nasional tersebut. Ahok dinilai punya modal yang cukup baik untuk memimpin perusahaan pelat merah tersebut, karena dia punya kemampuan dan kredibilitas yang cukup baik.

    "Ia berani melakukan perubahan dari sebuah kebiasaan yang kadang sudah dianggap 'benar' namun ternyata tidak," kata Viktor lewat keterangan tertulis pada Ahad, 24 November 2019.

    Ia menambahkan, kredibilitas Ahok selama ini sudah terbukti, tidak tunduk pada kepentingan siapa pun kecuali kepada kepentingan perusahaan atau negara. "Kita ingin melihat Pertamina bisa mengoptimalkan potensi perusahaan untuk lebih besar lagi. Juga untuk bisa memberikan pelayanan yang cukup baik terhadap masyarakat," kata Viktor.

    Kendati demikian, kata Viktor, Bara JP tetap percaya bahwa penempatan Ahok sebagai komisaris utama di Pertamina sudah mengacu kepada kebutuhan perusahaan.

    Ke depan, ujar Viktor, masyarakat berharap Pertamina bisa lebih baik dan mampu bersaing dengan perusahaan sejenis di dunia serta bisa memberikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat Indonesia.

    "Ahok akan mampu melakukan tugas besarnya di Pertamina. BUMN kita butuh orang orang seperti Ahok," kata Viktor.


     

     

    Lihat Juga