HIPMI Jabar Diminta Bantu Pemerintah Cetak Pengusaha Baru

Reporter:
Editor:

Abdul Jalal

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menghadiri pelantikan, Rapat Kerja Cabang,  Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Badan Pengurus Cabang HIPMI Kota Tasikmalaya di Hotel Horison, Kota Tasikmalaya, Minggu, 24 November 2019. (Foto: Pipin/Humas Jabar).

    Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menghadiri pelantikan, Rapat Kerja Cabang, Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Badan Pengurus Cabang HIPMI Kota Tasikmalaya di Hotel Horison, Kota Tasikmalaya, Minggu, 24 November 2019. (Foto: Pipin/Humas Jabar).

    INFO JABAR - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) membantu pemerintah mencetak pelaku ekonomi baru di Jabar. Tujuannya agar hadir pengusaha-pengusaha baru yang bisa mendorong kemandirian ekonomi daerah.

    “Bantu kami dalam peningkatan ekonomi, antara lain bertambahnya pelaku ekonomi di Jawa Barat yang dilahirkan oleh HIPMI," kata Uu saat menghadiri pelantikan, Rapat Kerja Cabang (Rakercab), serta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Badan Pengurus Cabang HIPMI Kota Tasikmalaya di Hotel Horison, Kota Tasikmalaya, Minggu, 24 November 2019. 

    Menurut dia, HIPMI Kota Tasikmalaya juga harus menjadi pelopor inovasi kewirausahaan. Pengurus HIPMI  harus jadi inovator-inovator dalam bidang kewirausahaan. Organisasi ini harus melakukan kegiatan inovatif dan gerakan yang memacu semangat untuk berwirausaha.

    Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman berharap akan ada terobosan dari HIPMI Kota Tasikmalaya untuk mendorong percepatan pembangunan di Kota Santri ini.

    Menurut dia, pihaknya mempunyai program mencetak 5.000 pengusaha baru serta fokus kepada pembangunan infrastruktur fisik dan akan mengevaluasi beberapa Peraturan Daerah (Perda) yang menghambat iklim investasi.

    Ketua Terpilih BPC Hipmi Kota Tasikmalaya Reza Rizkichani Akbar sendiri bertekad akan membawa HIPMI di Kota Tasikmalaya untuk bangkit dan lebih maju. “Kami akan menjadikan HIPMI Kota Tasikmalaya sebagai inkubasi bisnis dan menghasilkan para pengusaha muda yang berprestasi,” ujar Reza. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.