Ormas AMS: Ridwan Kamil Layak Jadi Calon Presiden 2024

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri malam puncak 32  Tahun Festival Film Bandung di Mason Pine Hotel, Kabupaten Bandung Barat, Jumat, 22 November 2019. (Foto: Yana/Humas Jabar)

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri malam puncak 32 Tahun Festival Film Bandung di Mason Pine Hotel, Kabupaten Bandung Barat, Jumat, 22 November 2019. (Foto: Yana/Humas Jabar)

    TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi masyarakat Angkatan Muda Siliwangi (AMS) menyatakan sejumlah tokoh Sunda dinilai sudah layak untuk menjadi presiden pada 2024. AMS menilai dengan karakter Sunda maka mereka bisa menyatukan potensi seluruh pihak di Indonesia.

    "Kami menilai sudah waktunya urang (orang Sunda) memimpin bangsa Indonesia di tahun 2024. Dengan karakter yang menyejukkan dan diterima oleh seluruh pihak, maka tokoh Sunda bisa menghimpun dan menyatukan kekuatan bangsa," kata Ketua Umum DPP Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Noery Ispandji Firman, di Bandung, Ahad, 24 November 2019.

    Noery mengatakan saat ini ada sejumlah tokoh Sunda yang memiliki kemampuan dan mumpuni untuk menjadi pemimpin nasional seperti Gubernur Jabar M Ridwan Kamil, mantan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, dan mantan Menpan RB Yuddy Chrisnandi.

    "Bagi kami, kami tidak melihat parpolnya namun mereka adalah kader-kader terbaik Sunda saat ini," kata dia.

    Noery mengatakan melihat kondisi bangsa saat ini, maka karakter Sunda sangat cocok untuk mengatasi semua permasalahan bangsa yakni tidak suka pertikaian, menjunjung tinggi persaudaraan, sabilulungan, dan saling menolong.

    "Namun tentunya, kita tidak asal-asalan dalam menyodorkan nama-nama tokoh Sunda ini. Tapi rekam jejaknya harus bagus," katanya.

    Dia mengatakan Angkatan Muda Siliwangi (AMS) akan selalu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman untuk selalu berkontribusi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Salah satu yang dilakukan adalah dengan menggarap kaum milenial yang akan menjadi pemimpin masa depan.

    "Mau tidak mau, AMS harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Dalam hal ini, kita melakukan pembinaan terhadap kaum milenial sebagai upaya mengikuti perkembangan zaman," kata Noery Ispandji Firman dalam acara Milangkala ke-53 AMS.

    Di usianya yang ke-53 tahun, AMS menjadi sebuah organisasi yang telah dewasa. Noery berharap, AMS bisa bersaing dengan komunitas yang lain dan memberikan kontribusi terhadap negara.

    "Ya, harus semakin dewasa lagi sebagai sebuah organisasi yang sudah berusia 53 tahun," katanya.

    Sementara itu Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil menyatakan, secara pribadi dia mendoakan yang terbaik siapa saja tokoh yang akan memimpin bangsa ini di tahun 2024 mendatang.

    Terkait namanya yang selalu dihubung-hubungkan dengan calon presiden, hal itu sudah sering didengarnya.

    "Obrolan tersebut mah selalu ada. Saya mendoakan yang terbaik. Karena sudah sunnatullah harus ada regenerasi," ujar Gubernur yang akrab disapa Emil

    Dia mengakui prestasinya di Jawa Barat belum terlihat atau dengan kata lain masih berproses karena dalam hitungannya, prestasi baru akan dicapai pada tahun ketiga kepemimpinannya.

    "Tahun pertama pondasi, kedua akselerasi, dan ketiga baru prestasi. Jadi dalam hitungan pembangunan, maka saya akan memanen prestasi di tahun ketiga pada 2021 nanti," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.