Soal Perubahan Masa Jabatan Presiden, MPR: Kami Tidak Grasa-Grusu

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kanan, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, Peneliti LIPI Siti Zuhro dan Wakil Ketua MPR Arsul Sani dalam acara diskusi membahas masa jabatan presiden di bilangan Menteng, Jakarta Pusat pada Ahad, 24 November 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    Dari kanan, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, Peneliti LIPI Siti Zuhro dan Wakil Ketua MPR Arsul Sani dalam acara diskusi membahas masa jabatan presiden di bilangan Menteng, Jakarta Pusat pada Ahad, 24 November 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Arsul Sani mengatakan usul amandemen UUD 1945 dengan agenda perubahan masa jabatan presiden jadi 3 periode bukan berasal dari internal MPR.

    Untuk itu, ujar Arsul, MPR akan mendengar masukan dari semua pihak terlebih dahulu sebelum mengkaji usulan itu. "Kami akan menyerap semua aspirasi. Jadi, kami akan bertukar pendapat. Tidak akan grasa-grusu," ujar Arsul usai acara diskusi di bilangan Menteng, Jakarta pada Ahad, 24 November 2019.

    Sampai saat ini, ujar Arsul, MPR belum memikirkan opsi perubahan masa jabatan presiden. "Catatan yang paling penting kalau pun ini ada amandemen UUD terkait masa jabatan itu, akan berlaku untuk katakan presiden periode mendatang, setelah Pak Jokowi," ujar Arsul.

    Peneliti LIPI, Siti Zuhro menilai wacana masa jabatan presiden tiga periode yang muncul belakangan ini, merupakan keinginan rezim di era demokrasi yang menginginkan status quo.

    "Usul 3 periode ini bukan pertama, waktu masa SBY juga. Jadi, ada keinginan di era demokrasi ini pengen status quo, berkaca pada era Orde Baru mungkin," ujar Siti Zuhro di lokasi yang sama.

    Untuk itu, Siti mengatakan, hal-hal seperti ini harus dikaji betul-betul dengan kajian akademik yang melibatkan para ahli. "Di sistem demokrasi, formula yang terukur itu harus dikaji betul-betul. Perubahan itu boleh dan wajar, tapi kalau diubah sesuai selera itu yang jadi masalah," ujar Siti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.