Prabowo Paling Dipercaya Publik, Dahnil: Tak akan Besar Kepala

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri: Menteri Pertahanan Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 22 November 2019.  TEMPO/Subekti.

    Dari kiri: Menteri Pertahanan Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 22 November 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Prabowo Subianto biasa saja menyikapi hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang menyatakan dia adalah menteri paling dipercaya publik. Sepanjang hidupnya, kata Dahnil, Prabowo kerap mendapat pujian maupun kritik.

    "Beliau telah melalui proses politik kebangsaan yang sangat panjang sehingga pujian tak akan membesarkan kepala. Makian tak akan menyurutkan beliau," kata Dahnil saat dihubungi Tempo, Ahad, 24 November 2019.

    Menurut mantan ketua umum Pemuda Muhammadiyah itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menyatakan sendiri jika Prabowo adalah orang yang sangat paham dengan pertahanan. Sebabnya Prabowo bakal fokus menuntaskan tugas-tugas yang diberikan oleh Jokowi.

    Dahnil menuturkan, Prabowo telah berkomitmen memastikan pertahanan Indonesia semakin kuat, berwibawa, serta menjaga kedaulatan NKRI terlepas apapun pendapat publik. "Baik yang mengapresiasi atau yang mengkritik bahkan menghina beliau anggap hal yang biasa saja."

    Survei IPO menunjukan Menteri Pertahanan Prabowo  Subianto mendapatkan tingkat persepsi kepercayaan publik tertinggi di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Berdasarkan data survei, tingkat kepercayaan publik terhadap Prabowo Subianto mencapai 24,3 persen. Di bawahnya ada Menteri Keuangan Sri Mulyani 19,3 persen, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir 11,2 persen.

    Di tingkat terbawah ada Mendagri Tito Karnavian, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Tingkat kepercayaan publik pada Tito hanya 1,0 persen sementara Edhy Prabowo 0,7 persen. "Mereka dianggap tidak mumpuni di bidangnya saat ini."

    Survei dilakukan akhir 30 Oktober hingga 2 November 2019. Jumlah responden sebanyak 800 orang yang tersebar di 27 provinsi. Metode wawancara menggunakan kuesioner dengan margin of error sekitar 4,5 persen.

    Pertanyaan yang diberikan adalah apakah tokoh dalam kabinet Jokowi dirasa sesuai dengan kementeriannya. Hasilnya, Prabowo Subianto yang dulu merupakan pesaing Jokowi di Pilpres 2019, mendapat kepercayaan publik tertinggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.