Terjun ke Politik, Gibran Belajar dari Kaum Pekerja Keras Jakarta

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka (ketiga kiri), seusai memberikan keterangan pers mengenai kelahiran cucu ketiga presiden di RS PKU Muhammadiyah, Solo, Jumat, 15 November 2019. Gibran belum bersedia mengumumkan nama anak perempuannya yang baru lahir. ANTARA/Maulana Surya

    Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka (ketiga kiri), seusai memberikan keterangan pers mengenai kelahiran cucu ketiga presiden di RS PKU Muhammadiyah, Solo, Jumat, 15 November 2019. Gibran belum bersedia mengumumkan nama anak perempuannya yang baru lahir. ANTARA/Maulana Surya

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha kuliner yang juga anak sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka memuji etos kerja masyarakat Jakarta yang tinggi. Pujian itu diberikannya saat menjadi pembicara di Antero Science Discussion di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sabtu 23 November 2019.

    Menurut Gibran, kebanyakan masyarakat Jakarta merupakan pekerja keras yang tidak mengenal lelah. "Mereka berangkat saat Subuh dan kembali pulang ke rumah menjelang tengah malam," katanya dalam diskusi itu.

    Pengamatan tersebut dilakukan sembari membangun bisnis kulinernya di ibu kota. Saat ini dia memiliki sejumlah gerai kuliner di Jakarta dengan beragam merek, seperti Wahyoo, Mangkokku dan Goola.

    "Orang-orang Jakarta juga relatif terbuka dan open mind," katanya. Selama berbisnis di Jakarta, dia mengaku banyak belajar untuk meniru kinerja masyarakat yang tinggal di ibu kota. "Yang baik-baik seperti itu harus ditiru," katanya.

    Pengalamannya berbisnis di Jakarta, kata dia, memberikan modal yang cukup untuk banting setir di bidang politik. Dalam banyak kesempatan, Gibran telah mengutarakan minatnya untuk maju dalam pemilihan Wali Kota Surakarta pada tahun depan.

    Dia mengaku telah banyak belajar mengenai kinerja, manajemen, marketing hingga keuangan dalam menjalankan bisnisnya. ""Itu menjadi modal yang sangat penting untuk terjun ke politik," katanya.

    Kegiatan diskusi itu diikuti oleh para mahasiswa dari berbagai kota yang memenuhi gedung auditorium itu. Selain Gibran, seorang komedian sekaligus pembuat konten Youtube, Bayu Skak juga menjadi pembicara dalam diskusi itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.