Ketua MPR: Masa Jabatan Presiden Saat Ini Sudah Pas, Kecuali...

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat membuka FGD di Kampus UI Depok pada Selasa, 19 November 2019.

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat membuka FGD di Kampus UI Depok pada Selasa, 19 November 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo menilai masa jabatan presiden dua kali lima tahun serta melalui mekanisme pemilihan umum langsung sudah pas.

    “Yang ada saat ini jabatan presiden dua kali dan kemudian melalui pemilu itu sudah pas dan tepat. Kecuali ada desakan mayoritas masyarakat menghendaki lain kan kami hanya menyiapkan wadah bagi seluruh aspirasi masyarakat,” kata pria yang kerap disapa Bamsoet ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 22 November 2019.

    Bamsoet menuturkan sejauh ini wacana perubahan masa jabatan presiden hanya bergulir secara informal. Ia mengatakan MPR hingga saat ini belum pernah membahas secara serius wacana ini.

    Dia mengatakan belum ada usulan secara formal kepadanya mengenai wacana tersebut. Bamsoet mengatakan akan membiarkan wacana tersebut berkembang dan melihat bagaimana respon masyarakat mengenai itu.

    Sebelumnya muncul usulan untuk mengubah masa jabatan presiden. Partai Solidaritas Indonesia (PSI), misalnya, mengusulkan agar presiden menjabat hanya satu periode dan menjadi tujuh tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.