Bertemu Mahfud MD, Dubes Jepang Buka Peluang Kerjasama Anti-teror

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii, saat ditemui usai bertemu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, di Kantor Kemenko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 22 November 2019. Tempo/Egi Adyatama

    Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii, saat ditemui usai bertemu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, di Kantor Kemenko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 22 November 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menerima kunjungan dari Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii, di Kantornya, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 22 November 2019. Dalam kesempatan itu, Masafumi mengatakan mereka membicarakan peluang kerjasama lebih jauh mengenai bidang keamanan.

    "Kami juga memutuskan memperkuat kerjasama kami di area yang lain, termasuk di pertahanan anti-teror," kata Masafumi saat ditemui seusai pertemuan itu.

    Selama ini, Masafumi mengatakan Jepang dan Indonesia sudah melakukan kerja sama di banyak bidang, termasuk pertahanan. Selain pertahanan di darat, kerjasama juga dilakukan di area laut melalui kerjasama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan.

    Masafumi mengatakan Mahfud merespon positif berbagai rencana perluasan kerjasama ini. "Kami berharap dapat menerima dia di Jepang kapan-kapan di lokasi yang tepat," ujar Masafumi.

    Selain membahas rencana jangka panjang, kedatangan Masafumi juga sekaligus memberi selamat atas jabatan baru Mahfud sebagai Menkopolhukam. Sejak kabinet baru terbentuk sebulan lalu, Masafumi memang bergerak menemui para menteri baru di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

    Menjabat Menkopolhukam, Mahfud MD telah menerima kunjungan sejumlah duta besar di kantornya. Mulai dari Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan, hingga Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang Beom.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.