Cerita Putri Tanjung Lepas dari Bayang-bayang Orang Tua

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putri Tanjung. Instagram

    Putri Tanjung. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Staf Khusus Presiden Putri Tanjung mengatakan sejak remaja sudah terbiasa mandiri meski orang tuanya, Chairul Tanjung, adalah seorang pengusaha sukses.

    "Jadi memang saya dari umur 15 tahun sudah berkarya sendiri. Mencoba untuk independen," katanya di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 21 November 2019.

    Putri tak memungkiri jika banyak orang yang selalu mengaitkannya dengan nama besar ayahnya itu. Sebabnya ia mencoba mandiri agar bisa lepas dari bayang-bayang orang tuanya.

    "Awalnya emang dari tekanan, karena setiap orang pasti nyambung-nyambungin saya sama bapak saya. Akhirnya saya mau mencoba, saya bisa apa sih sebenarnya. Akhirnya saya di umur 15 tahun mendirikan Creativepreneur," kata dia.

    Perempuan bernama lengkap Putri Indahsari Tanjung ini menjelaskan Creativepreneur adalah sebuah event organizer yang bertujuan untuk menyebarkan semangat berwirausaha ke seluruh Indonesia. Sasarannya adalah anak-anak muda Indonesia.

    "Karena saya percaya Indonesia butuh lebih banyak lagi anak-anak muda yang kreatif, yang punya enterpreneurship mindset, lebih banyak lagi pengusaha muda," ucap dia.

    Selain itu, kata Putri, dia juga aktif sebagai Chief Business Officer (CBO) Kreavi, platform tempat pekerja kreatif visual Indonesia berkumpul. "Ada 55 ribu creative creators, bayangkan banyak sekali dan kami Alhamdulilah sudah bantu juga UMKM untuk repackage produk mereka, mengajarkan mereka tentang branding dan kreatif," katanya.

    Dengan pengalaman dan posisinya saat ini, Putri hakulyakin bisa menyuarakan aspirasi anak-anak muda langsung ke pusat pemerintahan.

    Presiden Jokowi hari ini mengumumkan tujuh staf khusus baru yang berasal dari kaum milenial. Putri Tanjung adalah salah satunya. Putri akan membantu Jokowi mengembangkan ide-ide baru untuk membangun negeri ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.