Bulgaria Tertarik pada Kopi, Teh, dan Ikan Jabar

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menerima kunjungan Duta Besar Bulgaria untuk Indonesia Petar Dimitrov Andonov di Gedung Pakuan,  Bandung, Rabu, 20 November 2019. 
(Foto: Pipin/Humas Jabar).

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menerima kunjungan Duta Besar Bulgaria untuk Indonesia Petar Dimitrov Andonov di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu, 20 November 2019. (Foto: Pipin/Humas Jabar).

    INFO NASIONAL — Jabar perlu memperluas pasar perdagangan di Eropa, terutama Eropa bagian Timur. Bulgaria tertarik dengan kopi, teh, dan ikan dari Jabar. Ini peluang kerja sama antara Indonesia dengan Bulgaria, khususnya Jabar. 

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan hal itu usai menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Bulgaria untuk Indonesia, Petar Dimitrov Andonov di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu, 20 November 2019.  

    Emil berharap kerja sama kedua pihak dapat segera ditindaklanjuti dan terealisasi. Apalagi, Bulgaria dapat menjadi pintu produk-produk Jabar untuk masuk ke negara-negara Eropa bagian Timur. 

    "Pesannya adalah mulai meningkatkan hubungan bilateral. Indonesia dan Bulgaria sama-sama, dalam 30 tahun ke depan, akan menjadi negara adidaya. Mereka ingin tahu, Jawa Barat bisa menyediakan apa untuk kerja sama ekonomi," kata Emil usai pertemuan. 

    Menurut Emil, Bulgaria siap menyediakan pabrik pengepakan. Nanti, misalnya ikan dari Indramayu, Jawa Barat, kemudian pihak Bulgaria yang mengirim dan memasarkan di negaranya.

    Selain itu, kedua pihak membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, yakni pertukaran pelajar. Emil menyarankan agar ada pertukaran orang kreatif, tujuannya supaya kedua pihak bisa bertukar inspirasi dan mengembangkan. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.