Ketua KPK Minta Anak Buahnya Tak Pakai Peci Saat OTT

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Agus Rahardjo, merilis sketsa terduga pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan, di gedung KPK, Jakarta, 24 November 2017. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berharap Kepala Kepolisian RI, Komisaris Jenderal Idham Azis, bisa bertugas lebih baik ketimbang dirinya. Dengan kepemimpinan Idham, Tito berharap polisi bisa menuntaskan pengungkapan kasus penyerangan air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua KPK Agus Rahardjo, merilis sketsa terduga pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan, di gedung KPK, Jakarta, 24 November 2017. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berharap Kepala Kepolisian RI, Komisaris Jenderal Idham Azis, bisa bertugas lebih baik ketimbang dirinya. Dengan kepemimpinan Idham, Tito berharap polisi bisa menuntaskan pengungkapan kasus penyerangan air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, JakartaKetua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo meminta pegawainya tak memakai atribut keagamaan ketika melakukan tugas, seperti operasi tangkap tangan.

    "Bayangkan kalau kita menangkap orang dengan menggunakan kopiah haji, yang ditangkap dari agama lain gimana? Itu gak boleh. Iya kan?" kata Agus ketika memberi sambutan dalam acara doa bersama di KPK, Jakarta, Rabu, 20 November 2019.

    Menurut Agus, hal itu perlu dilakukan untuk menjaga inklusifitas dan imparsialitas. Selain itu, kata Agus, tidak menggunakan atribut agama ketika bertugas juga bisa menunjukan independensi.

    "Jadi kita harus menjaga independensi kita, imparsial kita, kita harus insklusif," kata dia kepada ratusan pegawai KPK yang hadir di acara itu.

    Meski demikian, Agus mengatakan tak melarang pegawainya memakai kopiah. Hanya saja, ia menyarankan agar atribut agama dipakai untuk kegiatan pribadi.

    "Yang pribadi itu misalnya kopiah haji, itu nanti kalau anda kerja enggak usah dipakai, tapi kalau ke masjid dipakai," kata Agus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.