Besok, Tommy Soeharto Akan Berkunjung ke PKS

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hutomo Mandala Putra atau yang lebih dikenal sebagai Tommy Soeharto di Jakarta Selatan, Kamis, 11 April 2019. TEMPO/Fajar Pebrianto

    Hutomo Mandala Putra atau yang lebih dikenal sebagai Tommy Soeharto di Jakarta Selatan, Kamis, 11 April 2019. TEMPO/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto dipastikan akan mengunjungi kantor DPP PKS besok sore.

    Menurut Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso,
    salah satu agenda pertemuan itu adalah membahas mengenai Pilkada 2020.
    "Kami berencana membuka kerjasama di Pilkada. Partai Berkarya memperoleh lebih dari 160 kursi yang tersebar di DPRD Provinsi, dan Kab/Kota. Ini modal dasar dan potensi kami sebagai partai pendatang baru," ujar Priyo saat dihubungi Tempo pada Senin, 18 November 2019.

    Terkait spekulasi akan membangun koalisi, Priyo mengaku belum berpikir sejauh itu. "Tapi ada pikiran untuk meramu gagasan-gagasan alternatif. Api demokrasi tidak boleh redup hanya karena banyak orang berduyun-duyun merapat ke kekuasaan," ujar bekas Politikus Golkar ini.

    Ketika ditanya apakah Partai Berkarya berniat bergabung dengan PKS membangun kekuatan oposisi menyongsong Pemilu 2024, Priyo tidak menjawab lugas. "Kami bincang-bincang dulu semuanya. Kan baru akan ketemu," ujar dia.

    Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal mengatakan, tujuan bertemu dengan partai politik lain, termasuk Partai Berkarya, memang untuk membangun kekuatan oposisi menyongsong Pemilu 2024. Termasuk, menggandeng partai-partai politik yang belum lolos parlemen. Berkarya, misalnya, meski belum lolos ke Senayan tetapi memiliki kader dan basis di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

    "Seluruh partai politik peserta pemilu, meski belum lolos, sebagai entitas politik punya kedaulatan yang sama untuk menyampaikan suara rakyat," ujar Mustafa tentang partai pimpinan Tommy Soeharto, dua hari lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.