Wadan Brimob Imbau Pasukannya Tingkatkan Kewaspadaan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pasukan ikuti HUT ke-74 Korps Brimob di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis 14 November 2019. Peringatan HUT ke-74  Korps Brimob tersebut mengangkat tema, Brimob Untuk Indonesia. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

    Sejumlah pasukan ikuti HUT ke-74 Korps Brimob di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis 14 November 2019. Peringatan HUT ke-74 Korps Brimob tersebut mengangkat tema, Brimob Untuk Indonesia. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Komandan Korps Brigade Mobil (Brimob) Brigadir Jenderal Abdul Rakhman Baso mengimbau jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait pengamanan markas kepolisian.

    "Mudah-mudahan sudah maksimal. Kami juga sarankan personel untuk tidak underestimate dengan segala macam potensi aksi teror," ujar Rakhman saat dikonfirmasi, Sabtu, 16 November 2019. 

    Imbauan tersebut diutarakan Rakhman usai Markas Polisi Resor Kota Medan (Polrestabes) Medan diserang pada 13 November 2019. Seseorang dengan mengenakan jaket ojek online melakukan bom bunuh diri sekitar pukul 08.45 WIB usai apel pagi. Akibatnya, enam orang mengalami luka.

    Selain itu, Rakhman juga mengimbau seluruh pasukan untuk siap sedia memberikan bantuan di seluruh markas, mulai dari tingkat Kepolisian Sektor, Kepolisian Resor, hingga Kepolisian Daerah, ketika ada ancaman atau aksi teror terjadi.

    Serangan di Mapolrestabes Medan merupakan kali keempat dalam dua tahun belakangan. Sebelumnya, Markas Kepolisian Daerah Surabaya, Markas Kepolisian Daerah Riau, dan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, juga menjadi sasaran penyerangan oleh terduga teroris.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.