PGRI Nunukan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ke 1441 dirayakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Nunukan.

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ke 1441 dirayakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Nunukan.

    INFO NASIONAL — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Nunukan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H di Paras Perbatasan Nunukan, Rabu, 13 November 2019. Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah, Muhammad Amin, mewakili Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid.

    Panitia pelaksana, Untung Sugianto, mengatakan perayaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H, ini salah satu rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan dan direncanakan. “Ada beberapa kegiatan lainnya yang sudah berjalan sejak di awal November yang lalu, dan puncaknya nanti pada upacara Hari PGRI ke-74. Kami berharap dengan beberapa agenda kegiatan yang dilaksanakan oleh panitia merupakan ajang silaturahmi dengan guru-guru yang ada di Kabupaten Nunukan ini," katanya.

    Tercatat dalam sejarah kehidupan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah pemimpin besar yang sangat luar biasa dalam memberikan teladan agung bagi umatnya. Oleh karena itu, harus diartikulasikan sebagai salah satu upaya transformasi diri atas kesalehan umat. Yakni, sebagai semangat baru untuk membangun nilai-nilai profetik agar tercipta masyarakat madani (civil societ) yang merupakan bagian dari demokrasi, seperti toleransi, transparansi, anti kekerasan, cinta lingkungan, pluralisme, keadilan sosial, dan humanisme.

    Bupati Nunukan menyampaikan dalam sambutanya yang di bacakan Asisten 1 Sekretariat Daerah Nunukan, Muhammad Amin, bahwa sudah saatnya mulai memahami dan memperingati maulid secara lebih mendalam dan fundamental. “Sehingga kita tidak hanya memahami dan memperingatinya sebatas sebagai hari kelahiran sosok nabi dan rasul terakhir yang sarat dengan serangan ritual-ritual sakralistik simbol keselamatan semata, namun menjadikanya sebagai kelahiran sosok pemimpin," ucapnya.

    "Kepada guru, agar kedepan dengan modal semangat keagamaan, semangat kebersamaan, semangat persatuan dan kesatuan dapat terus membangun Kabupaten Nunukan ini melalui peningkatan sumber daya manusia, sehingga daerah yang kita cintai ini dapat terus tumbuh maju dan berkembang," kata Bupati Nunukan. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.