Menaker: Pembangunan SDM Perlu Sinergitas Pusat dan Daerah

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menaker, Ida Faiziyah saat menjadi narasumber dalam acara

    Menaker, Ida Faiziyah saat menjadi narasumber dalam acara "Rakornas Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan FORKOPIMDA" yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri di Bogor, Rabu, 13 November 2019.

    INFO NASIONAL — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziah, mengingatkan kepada kepala daerah, baik para gubernur, bupati maupun wali kota agar meningkatkan perhatiannya terkait pembangunan SDM dan peningkatan kualitas pekerja di Indonesia.

    Hal ini disampaikan Ida saat menjadi narasumber dalam acara "Rakornas Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan FORKOPIMDA" yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri di Bogor, Rabu, 13 November 2019.

    Ida menyampaikan, tahun depan pemerintah akan serius dalam membina dan melatih 2 juta angkatan kerja melalui skema kartu prakerja. Nantinya, mereka akan mendapatkan pelatihan skilling dan up skilling bagi calon pekerja maupun yang sudah bekerja, serta re-skilling bagi mereka yang terkena phk agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini.

    "Untuk itu maka perlunya sinergi baik antara pemerintah pusat maupun daerah baik mulai dari tahap perencanaan sampai pada tahap implementasinya nanti," kata Ida.

    Ida juga menegaskan sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa secepatnya pemerintah pusat maupun daerah melakukan simplifikasi regulasi yang nantinya menjadi kebijakan prioritas, salah satunya yakni menginventaris seluruh peraturan perundang undangan yang menghambat iklim investasi dan jaminan sosial terutama di sektor ketenagakerjaan.

    "Dengan adanya simplifikasi ini nantinya akan berdampak positif terhadap iklim ketenagakerjaan di Indonesia, baik berdampak pada masuknya investasi maupun penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)," ujar Ida.

    Menurutnya, saat ini jajaran Kemnaker telah menyusun rencana strategis program ketenagakerjaan pada tahun 2020-2024 yang menargetkan angka TPT menjadi 4,0-4,6 persen, yang mana menurut data BPS, angka TPT saat ini masih 5,28 persen.

    Ida juga berharap dukungannya bagi daerah menggandeng perusahaan swasta untuk turut membantu dalam merevitalisasi balai latihan kerja yang dikelola oleh masing-masing daerah, guna mempermudah pemerintah dalam mewujudkan SDM unggul ke depannya.

    "Saat ini saya melihat peran daerah belum cukup fokus terkait pembangunan SDM di daerahnya, terutama terkait pelatihan vokasi yang sangat penting peranannya di era saat ini. Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama," ucap Ida. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.