Menhan Prabowo Akan Kirim Taruna Belajar Militer ke Malaysia

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pertemuan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Esam A. Abid Althagafi di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa, 12 November 2019. Selain bertemu Duben Arab Saudi, Prabowo hari ini juga menerima kunjungan Duta Besar Amerika untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. Foto: Kementerian Pertahanan

    Suasana pertemuan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Esam A. Abid Althagafi di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa, 12 November 2019. Selain bertemu Duben Arab Saudi, Prabowo hari ini juga menerima kunjungan Duta Besar Amerika untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. Foto: Kementerian Pertahanan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan akan mengirim taruna untuk belajar di Malaysia. Hal itu disampaikan Prabowo saat pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Malaysia Mohammad bin Sabu di Malaysia pada Kamis, 14 November 2019.

    "Bertekad membangun hubungan erat dengan Malaysia, akan mengirim cadets (taruna) untuk belajar di Malaysia," kata Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak kepada wartawan, Jumat, 15 November 2019.

    Dahnil mengatakan kunjungan belajar itu sebagai simbol persaudaraan dan saling berbagi pengetahuan, kebudayaan, dan kemampuan militer. Prabowo juga menyampaikan niat untuk mengedepankan cara-cara baik dalam menyelesaikan masalah antarbangsa.

    Menurut Dahnil, Mohamed berharap ditunjuknya Prabowo membawa kebaikan bukan hanya untuk Indonesia-Malaysia tetapi seluruh negara ASEAN dalam hal pengembangan teknologi pertahanan. Mohamed juga berharap negara-negara Islam di Asia Tenggara saling membantu.

    Selain itu, Mohamed menyampaikan pentingnya kerjasama pemberatasan perombak dan teroris antara Indonesia, Malaysia serta Filipina.

    "Pak Prabowo mengatakan bahwa kontribusi Indonesia dan Malaysia sangat dibutuhkan untuk menjaga perdamaian, dan menunjukkan wajah negara-negara mayoritas Islam di ASEAN sebagai negeri yang cinta damai."

    Mohamed, kata dia, juga mengatakan bahwa lokasi calon ibu kota baru Indonesia akan membawa dampak baik bagi negaranya. Lokasi Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur itu berdekatan dengan Sabah.

    Dahnil mengklaim Mohamed memuji demokrasi Indonesia yang dianggap matang lantaran bersatunya lawan politik di pemerintahan. Sebaliknya Prabowo memuji hal serupa terjadi antara Mahathir Muhammad dan Anwar Ibrahim.

    Mohamed menyampaikan salam dari Raja Malaysia untuk Prabowo. Sedangkan Prabowo menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo untuk para Raja Malaysia, Perdana Menteri Malaysia, dan masyarakat negeri jiran. Prabowo dan Mohamed akan sama-sama berada di Bangkok, Thailand akhir pekan ini untuk menghadiri 6th Ministry of Defense Meeting Plus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.