Bantah Mahfud Md, Polri Sebut Pelaku Bom Medan Seorang Diri

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Di Dalam Markas Polrestabes Medan    Sesaat Setelah Serangan Bom Bunuh Diri. Foto : Sahat Simatupang Tempo.

    Suasana Di Dalam Markas Polrestabes Medan Sesaat Setelah Serangan Bom Bunuh Diri. Foto : Sahat Simatupang Tempo.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, pelaku bom Medan beraksi seorang diri.

    Dedi membantah ada seorang pelaku lain yang kabur seperti disebutkan oleh Menkopolhukam Mahfud Md. Sebab, kata dia, hanya ada satu pelaku yang terlihat di kamera pengawas.

    "Tidak terlihat. Karena dari CCTV, terekam kalau pelaku ini (RMN, 24 tahun) seorang diri melakukan bom bunuh diri," ujar Dedi di Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, pada Kamis, 14 November 2019.

    Dedi mengatakan, pihaknya masih mendalami apakah RMN benar bergerak sendiri atau ikut dalam suatu jaringan kelompok teroris.

    "Masih didalami dulu untuk hal tersebut," kata Dedi.

    Sebelumnya, Mahfud MD menyebut ada satu orang terduga pelaku ledakan bom Mapolrestabes Medan yang kabur. Dia mengatakan, polisi saat ini masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

    "Penanganan soal bom yang saat ini, sudah diketahui pasti korban jiwa ada satu pelaku, dan empat aparat kita dari polisi yang satu dari orang biasa luka-luka. Yang satu bomber-nya lari dan masih pengejaran," ujar Mahfud di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 13 November 2019.

    Sebuah ledakan keras terjadi di halaman dalam Markas Polrestabes Medan di Jalan HM Said Nomor 1 Medan dekat ruangan urusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Satuan Intelijen Keamanan dan Bagian Operasi (Bagop), Rabu, 13 November 2019.

    Insiden ledakan di Polrestabes Medan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB menjelang apel satuan kerja. Akibatnya, enam orang menjadi korban yakni empat orang anggota polisi, satu orang warga sipil, dan satu orang pekerja harian lepas. Seluruh korban kini tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Sumatera Utara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.