Ledakan Gunung Lemongan, PVMB: Terjadi 254 Gempa Tektonik Lokal

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Gunung Meletus.

    Ilustrasi Gunung Meletus.

    TEMPO.CO, Lumajang - Pusat Vulkanogi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) mencatat telah terjadi ratusan gempa tektoniik lokal sebagai dampak dari peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Lemongan di Kabupaten Lumajang.

    Peningkatan intesitas gempa tektonik lokal ini terjasi sejak empat hari ini, Kamis, 14 November 2019.

    Berdasarkan laporan dari PVMBG yang diterima TEMPO.CO, telah terjadi 252 gempa tektonik lokal pada Rabu lalu, 13 November 2019. Sedangkan gempa yang terasa  sebanyak 15 kali dengan amplitudo 10-30 mm dengan skala I-IV MMI.

    Gempa tektonik lokal itu juga disertai tremor menerus dengan amplitudo 10-30 mm (dominan 5 mm).

    Gunung Lemongan merupakan salah satu gunung yang unik di dunia, karena karakter letusannya tidak di puncak, melainkan di bagian bawah-bawahnya. Oleh karena itu banyak terdapat ranu (maar) dan gunung kecil (bocha). Total jumlahnya sekitar 60 titik bekas erupsi gunung Lemongan.

    Pada periode 1799-1899 gunung Lemongan tercatat sebagai gunung paling aktif di Indonesia. 

    Kepala PVMBG Kasbani dalam laporannya menyebutkan bahwa gempa yang terasa ini dialami oleh warga yang berada di sektor barat-barat daya Gunung Lemongan, yakni Desa Sumber Petung, Tegal Randu, dan Papringan.

    Menurut Kasbani, aktivitas vulkanik Gunung Lemongan meningkat kegempaannya tetapi belum diikuti perubahan visual dan gejala vulkanik lainnya.

    "Berdasarkan pengamatan dan analisis data visual dan instrumental hingga 13 November 2019, tingkat aktivitas Gunung Lemongan masih di level I (normal)," kata Kasbani dalam laporannya.

    Ia pun mengimbau kepada masyarakat sekitar gunung Lemongan untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu terkait letusan gunung ini.

    Masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Gunung Lemongan dan para pendaki dimohon tetap memperhatikan perkembangan kegiatan Gunungapi Lemongan yang dikeluarkan oleh PVMBG dan BPBD setempat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.