Atalia Kamil Siaran Keliling di Sukabumi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat  Atalia Ridwan Kamil mengunjungi berbagai lokasi di Kabupaten Sukabumi dalam agenda Siaran Keliling #11, Rabu, 13 November 2019. (dok.Humas Jabar)

    Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Ridwan Kamil mengunjungi berbagai lokasi di Kabupaten Sukabumi dalam agenda Siaran Keliling #11, Rabu, 13 November 2019. (dok.Humas Jabar)

    INFO JABAR — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Ridwan Kamil, berkunjung ke berbagai tempat pada kegiatan Siaran Keliling (Sarling) Edisi 11 di Kabupaten Sukabumi. Ia menemui pedagang di pasar, ke sekolah, menjenguk penderita stunting, hingga bertandang ke tempat wisata.  

    Pasar Sukaraja menjadi agenda pertama Atalia bertemu pedagang dan masyarakat. Di sana ia berdiskusi dengan para pedagang mengenai produk unggulan. Sebagai Duta Pasar, Atalia ingin memastikan pasar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  

    Selanjutnya, Atalia menjenguk anak penderita stunting di Kampung Cimuncang Pasir Desa Kebonpedes. Ia mengadvokasi orang tua untuk memberikan pola pengasuhan yang baik untuk menghindari stunting. Kemudian ia meninjau Posyandu Mawar VII dan PAUD Al-Mukhtariyah.

    "Kegiatan seperti ini (Sarling) penting sebagai bentuk pembinaan dari Provinsi Jawa Barat, juga PKK yang juga merupakan mitra di dalamnya, untuk melakukan berbagai program kepada masyarakat," ucap Atalia saat melakukan Siaran Keliling #11 di Kabupaten Sukabumi, Rabu, 13 November 2019. 

    Kegiatan berlanjut  di SMAN 1 Sukaraja. Atalia memberikan motivasi kepada para siswa dan menyerukan deklarasi anti hoax. Deklarasi diikuti oleh 2.000 siswa. Dalam memerangi berita-berita hoaks yang beredar dan mengganggu para siswa, Pemprov Jabar bekerja sama dengan Disdik, Diskominfo, dan BKKBN.

    Menurut Atalia, setiap remaja itu mereka harus menyadari bahaya narkoba. Sehingga kampanye stop narkoba, stop seks bebas, termasuk juga tidak melakukan pernikahan dini.

    “Ini penting sekali, mereka terus diberi pemahaman-pemahaman supaya mereka mampu menjaga diri sendiri, termasuk pengenalan terkait kebencanaan,” katanya.

    Selanjutnya, ia juga mengunjungi Gerai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sukabumi dan objek wisata alam jembatan gantung Situ Gunung Suspension Bridge. 

    Menurut Atalia, Kabupaten Sukabumi memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Dengan wilayah 4.162 km persegi atau sekira 11,21 persen dari luas Jawa Barat, Sukabumi memiliki potensi wisata alam yang luar biasa. 

    "Kabupaten Sukabumi ini punya semuanya, kalau kita mengatakannya gurilaps (gunung, udara, rimba, laut, pantai, dan sungai) kalau dimaksimalkan, Insyaallah akan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakatnya," ujar Atalia. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.