Gempa Nias Bermagnitudo 4,9 Terjadi Petang Tadi

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Madrasah Islamiyah yang runtuh akibat gempa Nias di Jln. Sirao, Gunung Sitoli, Nias, Sumatera Utara, pada 28 Maret 2005. Gempa berkekuatan sebesar 8,2 SR ini terasa hingga Bangkok, Thailand, yang berjarak sekitar 1.000 km. Dok TEMPO

    Gedung Madrasah Islamiyah yang runtuh akibat gempa Nias di Jln. Sirao, Gunung Sitoli, Nias, Sumatera Utara, pada 28 Maret 2005. Gempa berkekuatan sebesar 8,2 SR ini terasa hingga Bangkok, Thailand, yang berjarak sekitar 1.000 km. Dok TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Akibat subduksi lempeng Indo-Australia yg menujam di bawah lempeng Eurasia, terjadi gempa bumi bermagnitudo 4,9 di Nias, Sumatera Utara. Gempa menyerang pada hari ini, Selasa, 12 November 2019, sekitar pukul 18.42.50 WIB.

    Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa episenter gempa terletak pada koordinat 0.87 LU dan 97.41 BT , atau tepatnya di laut pada jarak 17 km arah Barat Daya Kota Lahomi, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, pada kedalaman 22 km.

    "Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Gunungsitoli, Nias Utara, Nias Selatan dan Nias Barat," ucap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, Selasa 12 September 2019.

    Sebelumnya, gempa Nias dengan skala besar terjadi pada Maret 2015. 

    Dia memaparkan bahwa jika gempa Nias berada di kisaran II-III MMI. Itu artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang serta serasa truk berlalu. Pun belum ada tanda-tanda kemunculan gempa susulan.

    "Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan hindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," ucap dia tentang gempa Nias.

    NINDYA ASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.