KPK Periksa Istri Wali Kota Medan Soal Jalan-jalan ke Jepang

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Medan Dzulmi Eldin (tengah) digiring petugas setibanya di gedung KPK, Jakarta, Rabu 16 Oktober 2019. Dzulmi Eldin terjaring OTT KPK terkait dugaan suap dari dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Kota Medan. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

    Wali Kota Medan Dzulmi Eldin (tengah) digiring petugas setibanya di gedung KPK, Jakarta, Rabu 16 Oktober 2019. Dzulmi Eldin terjaring OTT KPK terkait dugaan suap dari dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Kota Medan. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar istri Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin, Rita Maharani Dzulmi Eldin, soal perjalanan dinas ke Jepang. KPK juga mencecar perempuan berkerudung ini soal pihak yang membiayai perjalanan dinas tersebut.

    "Penyidik mendalami informasi seputar perjalanan dinas ke Jepang yang diikuti saksi, serta siapa saja pihak yang membiayai perjalanan dinas tersebut," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Chrystelina GS, di kantornya, Jakarta, Senin, 11 November 2019

    Rita tiba di KPK sekitar pukul 10.00 WIB dan keluar pada pukul 19.40 WIB. Ia memilih bungkam sambil menunduk.

    KPK memeriksa Rita sebagai saksi untuk tersangka, Kepala Dinas PUPR Medan, Isa Ansyari. Dalam perkara ini, KPK menyangka Dzulmi menerima duit sedikitnya Rp380 juta dalam berbagai kesempatan sejak Isa dilantik menjadi Kepala Dinas PUPR pada Februari hingga September 2019.

    KPK menduga Dzulmi Eldin memakai sebagian uang suap untuk membayar agen travel saat perjalanan dinas ke Jepang. Anggaran perjalanan dinas itu membengkak, lantaran Dzulmi membawa serta Rita dan keluarganya, serta memperpanjang waktu singgah di negara tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.