Sandiaga Uno Bicara Soal Wagub DKI, Ini Harapannya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres nomor urut 01 K.H. Ma'ruf Amin (kiri) berbincang dengan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (kanan) usai mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Maret 2019. ANTARA/Wahyu Putro A

    Cawapres nomor urut 01 K.H. Ma'ruf Amin (kiri) berbincang dengan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (kanan) usai mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Maret 2019. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno berharap posisi Wagub DKI akan segera terpilh setelah anggota DPRD selesai membahas anggaran 2020.

    "Saya berharap bahwa wakil gubernur yang akan terpilih di akhir tahun ini melalui mekanisme DPRD jadi prioritas setelah anggaran selesai," kata Sandi di Jakarta Selatan, Minggu, 10 November 2019.

    Sandiaga, yang juga bekas Wakil Gubernur DKI Jakarta, menilai saat ini 'bola panas' di tangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Politikus Gerindra itu yakin semua akan berjalan lancar dan sesuai dengan rencana semula.

    "Saya istiqomah bahwa PKS itu juga akan jadi penentu. Kita mengunggu. Dan dari hasil komunikasi yang saya dengar dari Pak Taufik, lancar. Insya Allah setelah pembahasan anggaran selesai mudah-mudahanan wakil gubernur segera terpilih."

    Partai Gerindra telah mengajukan empat nama untuk mengisi posisi Wagub DKI, yaitu Arnes Lukman, Ferry Juliantono, Ahmad Riza Patria, dan Sekda DKI Saefullah. Sedangkan PKS mengajukan dua nama, yaitu Agung Yulianto dan Akhmad Syaikhu.

    Menanggapi nama-nama calon tersebut, Sandiaga menyatakan dirinya tak punya pilihan. "Enggak ada. Ini pilihan rakyat Jakarta melalui DPRD," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.