Soal Tambahan Wakil Menteri, Jokowi: Belum

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri) didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberi salam saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1441 H/2019 M di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 8 November 2019. Uraian hikmah Maulid yang disampaikan bertema

    Presiden Jokowi (kiri) didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberi salam saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1441 H/2019 M di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 8 November 2019. Uraian hikmah Maulid yang disampaikan bertema "Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Indonesia Unggul dan Maju." ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan belum memutuskan untuk kembali menunjuk wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju. "Belum," katanya singkat usai mengikuti Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta, Ahad, 10 November 2019.

    Jokowi telah mengeluarkan dua peraturan presiden tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Riset dan Teknologi. Dalam dua perpres ini tertuang klausul keberadaan wakil menteri.

    Meski begitu, Jokowi berkukuh belum akan menunjuk wakil menteri. "Belum," ucap dia.

    Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Fadjroel Rachman, mengatakan pihak istana tengah menggodok calon wakil menteri pendidikan dan kebudayaan. "Sedang dibicarakan," katanya lewat pesan singkat pada Tempo, kemarin.

    Terkait siapa yang akan menduduki jabatan tersebut dan kapan pelantikannya merupakan hak prerogatif presiden. "Hak prerogatif presiden. Itu saja," ujar Fadjroel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.