Kunjungan ke Banten, Ma'ruf Amin Pulang Kampung ke Pesantrennya

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri World Zakat Forum International Conference 2019 di Bandung, Jawa Barat, 5 November 2019. TEMPO/Prima Mulia

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri World Zakat Forum International Conference 2019 di Bandung, Jawa Barat, 5 November 2019. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta-Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Tangerang, Banten, Sabtu, 9 November 2019. Ma'ruf akan berkunjung ke pondok pesantrennya, Pondok Pesantren An- Nawawi Tanara, Serang, Banten.

    Kunjungan Ma'ruf ke Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara ini merupakan yang pertama kali setelah dia dilantik menjadi Wakil Presiden Indonesia 2019-2024. Asisten Deputi Komunikasi dan Informasi Publik Sekretariat Wakil Presiden, Rusmin Nuryadin, mengatakan Ma'ruf berangkat ke Banten menggunakan Helikopter VVIP Super Puma TNI AU.

    Ma'ruf didamping istrinya, Wury Estu Handayani, berangkat dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Stadion Mini Mekar Baru, Jl. KH. Suhaemi No.2, Mekar Baru, Mekarbaru, Tangerang, Banten pada pukul 14.00 WIB.

    "Setibanya di Stadion Mini Mekar Baru, Wapres disambut oleh Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Banten untuk selanjutnya berkendara mobil menuju Pondok Pesantren An- Nawawi Tanara (Penata), Kabupaten Serang," katanya dalam keterangan pers Sekretariat Wakil Presiden.

    Malam harinya, Ma'ruf dan istri serta Gubernur Banten Wahidin Halim akan menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul KH. Muhammad Amin (Abuya Amin) ke-26 di Masjid Jami’ Baitul Muhtadin, Kampung Tegal Kamal, Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Usai acara, Ma'ruf dan istri akan kembali ke Jakarta pada malam di hari yang sama


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.