Surya Paloh Menyindir, PDIP: Itu Refleksi dan Mawas Diri NasDem

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hendrawan Supratikno. TEMPO/Imam Sukamto

    Hendrawan Supratikno. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus PDIP Hendrawan Supratikno menyatakan partainya sama sekali tidak merasa disindir oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam orasi politiknya.

    Menurut dia, pernyataan dengan nada serupa pernah disampaikan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Kongres Bali pada Agustus 2019.

    "Apa yang disampaikan (Surya Paloh) banyak kesamaan dengan arahan ketum kami pada Kongres di Bali," ujar Hendrawan Supratikno saat dihubungi Tempo hari ini, Sabtu, 9 November 2019.

    Hendrawan memaknai orasi Surya Paloh sebagai upaya NasDem melakukan refleksi dan mawas diri di tengah kenaikan kinerja partai yang dapat membuat kader arogan dan lupa diri.

    NasDem melakukan otokritik dan menyampaikan pendapat soal semua orang yang berkecimpung di politik. "Harapan untuk perilaku ideal para politikus, termasuk untuk politilus NasDem."

    Dalam pembukaan Kongres II NasDem di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat malam lalu, 8 November 2019, Surya Paloh menyatakan partai-partai yang mencurigai pertemuannya dengan Presiden PKS tak patut menamakan diri sebagai partai Pancasilais.

    "Jadi, yang ngakunya partai nasionalis, partai Pancasilais, eh buktikan aja. Rakyat membutuhkan pembuktian. Kalau partai masih sinis, propaganda kosong, mengajak berkelahi satu sama lain. Ah, pasti bukan Pancasilais itu," ujar Paloh dalam pidatonya.

    Sebelumnya, elite PDIP juga Presiden Jokowi menyentil pertemuan Surya Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman yang notabene pemimpin partai oposisi terhadap pemerintah.

    Pertemuan tersebut sulit dilepaskan dari  bergabungnya Partai Gerindra ke dalam pemerintahan dengan jatah dua kursi di kabinet, yakni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri KKP Edhy Prabowo.  

    Ketua NasDem Irma Suryani Chaniago mengatakan isi pidato Surya Paloh tak menjurus kepada partai tertentu. Surya Paloh hanya ingin menyampaikan ke publik bahwa tidak ada yang perlu dicurigai soal pertemuannya dengan Presiden PKS Sohibul Iman.

    "Ayo kita bangun kepercayaan satu sama lain. Karena ketika PDIP membawa Gerindra (ke dalam koalisi), toh kami juga tidak protes. Kenapa kemudian ketika kami berkomunikasi dengan PKS menjadi masalah?" ujar Irma di arena Kongres NasDem hari ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.