Kemenhan Jelaskan Soal Foto Prabowo dan Said Didu di PT Pindad

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu saat akan memberikan kesaksiannya pada sidang lanjutan terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 dengan agenda mendengarkan kesaksian di MK, Jakarta, Rabu, 19 Juni 2019. MK menerima Said Didu sebagai saksi tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno setelah melalui debat panjang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu saat akan memberikan kesaksiannya pada sidang lanjutan terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 dengan agenda mendengarkan kesaksian di MK, Jakarta, Rabu, 19 Juni 2019. MK menerima Said Didu sebagai saksi tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno setelah melalui debat panjang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Foto mantan Sekretaris BUMN Said Didu bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan jajaran kementerian tersebar. Beberapa narasi yang disertakan dalam foto menyebutkan bahwa Said Didu menjadi staf Prabowo.

    Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahan, Agus Setiadi, Said Didu sudah lama menjadi anggota Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP). “Pak Said Didu itu sudah lama, enam tahun, sebagai anggota KKIP,” kata Agus saat dihubungi, Sabtu 9 November 2019.

    Foto tersebut, kata Agus, diambil saat kunjungan Prabowo ke PT Pindad di Bandung pada Rabu 6 November 2019. Pada kunjungan itu, Said hadir sebagai perwakilan KKIP, bukan undangan Kemenhan atau Menhan.

    Jabatan KKIP, kata Agus, dibentuk mulai tahun 2014 dan bukan jabatan struktural di Kementerian Pertahanan. Jabatan ini dijabat selama lima tahun, meski pun Agus akui saat ini memang melenceng dari batas waktu. “Minggu depan KKIP akan ada pengusulan baru. Nama-nama belum diajukkan,” kata dia.

    Saat dihubungi Tempo Said Didu pun mengakui bahwa ia merupakan anggota dari KKIP. Bahkan menurut dia, sudah terlibat lama dalam dunia pertahanan.

    “Bukan sekarang saja. Saya itu bekerja terkait dengan Kemenhan itu sekitar mulai tahun 2007,” tuturnya

    Saat itu menurut Said, dia ditunjuk menjadi ketua tim transformasi bisnis TNI. Ia pun terlibat dalam pembahasan Undang-Undang Industri Pertahanan pada 2011.

    Ia menampik baru terlibat di Kementerian Pertahanan saat Prabowo menjabat Menteri Pertahanan saja. “Saya sudah di sana saat Menhannya Prof Juwono Sudarsono, Purnomo Yusgiantoro, Ryamizard Ryacudu, dan sekarang Prabowo,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.