Anak Amien Rais Masuk Penjaringan PAN sebagai Calon Bupati Sleman

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak ketiga Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais. TEMPO/Noerhadi

    Anak ketiga Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais. TEMPO/Noerhadi

    TEMPO.CO, Yogyakarta-Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Istimewa Yogyakarta mempersiapkan kadernya yang akan diusung dalam pilkada 2020 di Kabupaten Sleman, Bantul, dan Gunungkidul. Dari tiga kabupaten itu, yang sudah mulai gencar melakukan penjaringan calon adalah Kabupaten Sleman.

    Ketua Dewan Pengurus Wilayah PAN DIY Nazaruddin mengatakan, dari laporan yang dia terima dari pengurus PAN Kabupaten Sleman,  sudah ada tiga kader yang menyatakan bersedia maju ke pikada. 

    Mereka ialah anak Amien Rais, Ahmad Mumtaz Raiz; Sadar Narimo; dan  Raudi Akmal. “Ya sementara tiga orang itu yang menyatakan bersedia untuk maju dalam pilkada 2020 Sleman,” ujar Nazaruddin, Kamis, 7 November 2019.

    Ahmad Mumtaz Raiz merupakan putera ketiga Amien Rais. Dia sempat maju sebagai calon anggota DPR daerah pemilihan Jawa Tengah VI dalam pemilu 2019 lalu. Namun, Mumtaz belum seberuntung Ahmad Hanafi Rais, Hanum Rais dan Baihaqy Rais.

    “Semuanya masih proses. Tahapannya sekarang baru tahap penjaringan kader di tingkat DPD. Nanti dimintakan rekomendasi ke DPW, kemudian nama-nama itu dibawa ke DPP PAN untuk mendapatkan SK (surat keputusan),” ujar Nazaruddin.

    PAN DIY, kata dia, tak akan membuka pendaftaran calon kepala daerah dari unsur eksternal untuk menghadapi pilkada di tiga kabupaten DIY itu. “Kebijakan kami, kalau untuk suatu daerah sudah banyak kader yang terjaring atau berminat maju pilkada, kami fokus pada kader itu,” ujarnya.

    Nazarudin berujar dalam pilkada tahun depan PAN fokus pada kadernya sendiri.  “Jadi prosesnya bisa yang bersangkutan menyatakan kesiapannya untuk maju, atau diusulkan oleh jajaran partai,” ujarnya.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.