Wapres Ma'ruf Amin Anjurkan Pesantren Cetak Santri 'Gus Iwan'

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin menjawab pertanyaan wartawan sebelum mengikuti upacara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin menjawab pertanyaan wartawan sebelum mengikuti upacara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Presiden Ma’ruf Amin menganjurkan kepada pesantren untuk lebih banyak mengembangkan program “santripreneur” dan memberikan pelatihan kewirausahaan sehingga dapat mencetak Santri Gus Iwan, yakni bagus, pintar mengaji dan usahawan.

    “Perlu ada dibangun santripreneur, santri-santri pengusaha. Jadi ada Santri Gus Iwan, santri yang bagus, pinter mengaji dan usahawan,” kata Wapres Ma’ruf dalam sambutannya saat meresmikan Rumah Sakit Syubbanul Wathon di Magelang, Jawa Tengah, Kamis.

    Dengan memiliki santri dengan keahlian wirausaha tersebut, lanjut Wapres, maka pembangunan ekonomi syariah dan ekonomi dapat semakin kuat.

    “Pesantren harus mengambil bagian dalam membangun kelompok usahawan. Hendaknya pesantren tidak hanya menyiapkan ahli agama, tapi juga menyiapkan orang yang memiliki keilmuan dan keterampilan khusus,” jelasnya.

    Program Santri Gus Iwan merupakan inisiasi Ma’ruf Amin dalam upaya pemberdayaan di bidang agama, kemanusiaan dan ekonomi bagi para santri.

    Program Gus Iwan mengedepankan program pendidikan agar anak-anak beragama Islam menjadi senang membaca Al Quran, sekaligus memahami nilai-nilai kebangsaan. Program tersebut diperkuat dengan adanya pemberian pelatihan kewirausahaan yang dikembangkan di sejumlah pesantren oleh Presiden Joko Widodo.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.