Loyalis Sebut Sinyal Jokowi ke Airlangga Jadi Ketua Umum Golkar

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menghadiri acara Silaturahmi Anggota Legislatif Daerah Terpilih di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Sabtu 14 September 2019. TEMPO/ Galuh Putri Riyanto

    Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menghadiri acara Silaturahmi Anggota Legislatif Daerah Terpilih di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Sabtu 14 September 2019. TEMPO/ Galuh Putri Riyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ace Hasan Syadzily mengklaim bandul istana telah memberikan sinyal dukungan kepada Airlangga Hartarto untuk menjadi Ketua Umum lagi di Munas Golkar Desember mendatang. Hal tersebut, ujar Ace, terlihat jelas dalam sambutan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam peringatan HUT Golkar ke-55 di Golden Ballroom The Sultan Hotel, Jakarta, Rabu, 6 November 2019.

    "Pak Jokowi menekankan solidaritas dan menjaga komitmen. Presiden juga memuji Pak Airlangga top dan menjaga amanah. Kami membaca sinyal kuat Pak Presiden ingin Pak Airlangga memimpin lagi lima tahun ke depan," ujar Ace yang merupakan loyalis Airlangga itu di Kompleks Parlemen, Senayan pada Kamis, 7 November 2019.

    Dalam sejarahnya, bandul istana memang sangat menentukan calon ketua umum Golkar. Siapa yang didukung presiden, dia lah yang menjadi pucuk pimpinan di Partai Beringin.

    Kendati demikian, ujar Ace, Golkar tetap mempersilakan setiap kader yang hendak maju sebagai calon ketua umum, termasuk Bambang Soesatyo. "Itu terserah Pak Bamsoet, tapi seharusnya dia membaca sinyal yang kuat dari presiden. Pesan itu jelas, Pak Jokowi ingin Golkar solid," ujar dia.

    Kemarin, Presiden Jokowi memang melontarkan pujian untuk Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam sambutannya di acara hari ulang tahun Golkar ke-55. Jokowi juga menyinggung kiprah Airlangga sebagai ketua umum Golkar.

    "Saya yakin Golkar ke depan akan terus melejit, karena ketuanya top," kata Jokowi di Golden Ballroom The Sultan Hotel, Jakarta, Rabu, 6 November 2019.

    Di sisi lain, Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Golkar yang juga Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo tak disebut oleh Jokowi. Bamsoet dan Airlangga akan memperebutkan kursi ketua umum Golkar di musyawarah nasional Desember mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.